Sempat Melakukan Perlawanan, Syafaruddin Harahap Akhirnya Dieksekusi

Nusantaraterkini.com, Paluta – Syafaruddin Harahap yang dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Paluta) akhirnya ditangkap.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Paluta, Budi Darmawan SH mengungkapkan, Syafarudin Harahap diamankan di Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan.

“Terpidana Syafaruddin Harahap mendaftarkan sidang PK di Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan, dan jadwal persidangan pada hari ini (Rabu) tanggal 28 Juli 2021 pukul 09.00 WIB,” terang Budi dalam pesan elektroniknya, Rabu sore, (28/7).

Atas informasi tersebut, tim intelijen Kejari Paluta melakukan pemantauan dan sejak pukul 08.00 WIB ia bersama Tim sudah berada di sekitar pengadilan Negeri Padang Sidimpuan.

Selanjutnya, pada pukul 08.40 WIB, terpidana Syafaruddin Harahap tiba di Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan beserta keluarga dan Penasehat Hukumnya.

‘Selanjutnya, kita dan tim melakukan monitoring terhadap segala pergerakan terpidana sampai dengan selesainya pelaksanaan persidangan PK,” sebut Budi Darmawan.

Setelah pelaksanaan persidangan PK selesai, Tim Intelijen Kejari Paputa beserta Tim Intelijen Kejari Padang Sidimpuan melakukan pengamanan dengan membawa terpidana Syafaruddin Harahap ke kantor Kejari Paluta dengan dikawal pengamanan personel Polres Tapanuli Selatan sebanyak tiga orang.

“Dalam pelaksanaan eksekusi terpidana Syafaruddin Harahap, keluarga terpidana sempat melakukan perlawanan terhadap petugas, namun tidak menjadi kendala besar dalam proses pelaksanaan eksekusi,” kata Budi.

Sekira pukul 16.30 WIB, terpidana Syafaruddin Harahap Gelar Baginda Panusunan tiba di kantor Kejari Paluta, selanjutnya dilaksanakan Swab PCR. Pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokter Puskesmas Gunung Tua, dan Syafarudin Harahap dinyatakan Negetif Covid-19 serta dalam keadaan sehat.

“Pada pukul 17.30 WIB, Syafaruddin Harahap digelandang ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Tua dengan pengamanan personil Kejari Paluta. Seluruh rangkaian pelaksanaan eksekusi terhadap Syafaruddin Harahap Gelar Baginda Panusunam berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Budi.

Syafaruddin Harahap Gelar Baginda Panusunan dinyatakan bersalah sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 993 K/Pid/2019 tanggal 09 Oktober 2019 dalam tindak pidana penggelapan dan dijatuhkan hukuman pidana penjara selama dua tahun.

Atas putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara menerbitkan surat (P-48) untuk pelaksanaan putusan tersebut.

Selanjutnya terhadap terpidana dilakukan pemanggilan secara layak dan patut namun terpidana Syafaruddin Harahap Gelar Baginda Panusunan tidak beri’tikad baik untuk menghadiri panggilan tersebut dan dilakukan pencekalan terhadap yang bersangkutan pada tanggal 21 Desember 2020.

Terpidana Syafaruddin Harahap yang juga diketahui adalah anggota DPRD Kabupaten Paluta dari Fraksi PDI-P ini selama dalam pencarian selalu berpindah- pindah tempat sehingga tim Intelijen Kejaksaan Negeri Paluta mengalami hambatan dalam pelaksanaan eksekusi yang bersangkutan. *(AYH)*

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.