Sekwan DPRD Provinsi Minta 10 Unit Mobnas  Unsur Pimpinan Dilelang 

Bengkulu, Nusantarterkini.com- Pihak Sekretariat Dewan Provinsi Bengkulu akan mengajukan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, agar melakukan lelang terhadap sekitar 10 unit mobil dinas (mobnas) bekas unsur pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu.

Mobnas tersebut rata-rata telah berusia diatas 10 tahun jenis “Pajero”, karena ada bekas dipakai oleh mantan unsur pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu sebelumnya.

“Mobnas yang akan dilelang direncanakan dalam bulan ini, sudah ada dan telah disiapkan,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Bengkulu, M Rizal, dalam keterangannya.

Menurut Rizal, dalam lelang nanti, lantaran pucuk pimpinan DPRD Provinsi yang memimpin dua periode sebelumnya, belum pernah mendapatkan lelang mobnas apapun, agar menjadi bahan pertimbangan bagi Pemprov melalui panitia yang akan melakukan lelang nanti, agar bisa memprioritaskan untuk didapatkan oleh dua unsur pimpinan dewan provinsi.

Sedangkan pertimbangannya, dua unsur pimpinan DPRD Provinsi yang kembali menjabat tersebut, selama ini juga tidak mendapatkan uang transportasi seperti anggota dewan provinsi lainnya, sehingga hanya saja diberikan mobnas.

“Untuk kelancaran transportasi dari unsur pimpinan dewan kita, agar bisa mengutamakan dulu dalam lelang mobnas nantinya, seperti Pak Ihsan Fajri yang menjabat dua periode sebagai Ketua DPRD Provinsi dan Suharto selaku Wakil Ketua,” pintanya pada Senin, (21/2/2021).

Sementara mengenai aturan teknis pelaksanaan lelang mobnas bekas pimpinan dewan agar bisa memprioritaskan diberikan kepada unsur pimpinan dimaksud, Rizal mengaku, secara aturan belum mengetahuinya. Untuk itu pihak Sekwan berencana mempertanyakan teknisnya kepada pihak Pemprov, soal bisa atau tidaknya.

“Jika aturan tidak memperbolehkan, kita (Sekwan,red) juga tidak bisa berbuat apa-apa, dalam artian tidak mungkin juga melanggar. Tapi apabila bisa, tentu Alhamdulillah sebagai pemberian penghargaan kepada pucuk pimpinan DPRD Provinsi. Mengingat mekanisme lelangnya yang belum diketahui, ada baiknya kita tanyakan dulu nanti,” tutup Rizal. (ADV)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.