Sekitar 1,5 Juta Warga Jember Menunggu Antrian Vaksin

Jember, Nùsantaraterkini.com – Dari total 1,9 juta lebih sasaran vaksinasi di Kabupaten Jember, sekitar 400 ribu sudah mendapatkan vaksin atau sekitar 25 persen.Sementara sisanya 1,5 juta masyarakat Jember sedang menunggu antrian.

Demikian disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Pondok Pesantren Ngashor Kecamatan Gumukmas pada Jumat, (27/08/21).

Bupati menambahkan, vaksinasi adalah target pemerintah untuk menyelesaikan vaksin sebanyak-banyaknya, sedangkan stok selalu terbatas.

“Vaksin di jember sudah habis, InsyaAllah besok sabtu atau minggu vaksin sudah ada, kami sudah minta ke Provinsi Jawa Timur, ” terang Bupati.

Siapa pun di dunia ini, katanya, tidak ada yang tahu kapan virus mematikan dan tidak bisa dilihat dengan kasat mata ini akan berakhir.

Hanya satu hal yang terpenting jika ingin pandemi ini segera berakhir, yakni ikuti petunjuk dan patuhi peraturan pemerintah.

“Artinya Covid-19 akan bisa selesai apabila kita semua sama-sama merasa memiliki tanggung jawab dan satu hal yang paling penting Manuto (patuh), ” lanjutnya.

Bupati mengungkapkan, Bulan Juni dan Juli merupakan puncak kasus covid-19. Hampir 1000 orang di Indonesia setiap hari meninggal karena virus korona.Bupati mengaku sempat kewalahan, dalam sehari saja petugas pemakaman harus menguburkan 30 hingga 40 jenazah covid-19.

“Virus Covid-19 tidak tebang pilih siapa pun bisa terpapar, mulai dari anak kecil, anak muda, orang tua, si kaya, si miskin , semua terdampak.Saya adalah alumni Covid-19 pertama kali pada Oktober 2020.adik saya meninggal juga karena Covid-19, ” kata Bupati.

Menurut Bupati, vaksin tidak menjamin 100 persen aman.Vaksinasi adalah bagian dari ikhtiyar bersama dalam rangka menaikan herd immunity atau kekebalan tubuh.Pada ujungnya nanti masyarakat harus hidup berdampingan dengan covid-19.

“Covid harus diangkat bersama sama, tidak mungkin satu golongan.bahkan tidak mungkin pemerintah mau menyelesaikan sendirian, ” imbuhnya. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.