Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Sejumlah Kepala Dinas Pemkab Jember Dan Sekretaris BPD, Ikuti Seminar Tingkat Regional Jawa Timur

Loading...

Kepala dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Satpol PP dan Sekertaris BPBD mengikuti seminar Webinar tingkat Regional Jawa Timur dengan tajuk  “Optimalisasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan”, di Pendopo Wahyawibawagraha.Rabu, (29/7).

Dalam seminar, disinggung bahwa tidak menggunakan masker saat diluar rumah adalah suatu hal yang memalukan. Sebab cara yang sederhana itu terbukti sangat ampuh menekan penyebaran covid19.

Juru bicara Satgas Covid19 Kabupaten Jember, Gatot Triyono mengatakan Pemkab terus mengedukasi warga agar berdisiplin pakai masker. “Kita terapkan protokol kesehatan disemua kantor pemerintah termasuk penggunaan masker,” ucap Gatot. Dengan gaya santai Gatot, “Malu kalau gak pake masker”.

Ditambah lagi sudah ada patroli pengawas covid19. Setiap hari 4 mobil patroli berkeliling sampai ke pelosok memastikan protokol kesehatan berjalan baik.

Disisi lain, perusahaan swasta, mall-mall, mini market dan tempat-tempat publik didorong terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jika masyarakat tidak pakai masker maka pihak toko/ mall berhak melarang masuk.

Ketua Tim Kuratif Satgas Provinsi Jatim, DR. dr. Joni Wahyuhadi menjelaskan konsep tatalaksana penanganan covid19. Menurut Joni ada konsep triangle penanganan virus corona 19 yaitu hindari, rawat dan matikan. Salah satu cara menghindari Covid19 adalah menggunakan masker.

Salah satu kota yang berhasil ialah Kota Madiun. Dengan motto “Pendekar Waras”, Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Tangkal Coronavirus Agar Warga Sehat terbukti berhasil menekan penyebaran covid19. Walikota, Drs. H. Maidi SH, MM, M.Pd. memimpin penduduk dengan jumlah 210.245 per-Maret 2020 melakukan pendisiplinan yang ketat bagi warga. Kedua, peningkatan imunitas warga, pemberian sayur gratis, subsidi susu, subsidi telur sehingga setiap hari warganya makan makanan yang bergizi dengan harapan memiliki imunitas yang baik sambil menunggu vaksin. Ketiga, menggandeng UMKM untuk memutar roda  perekonomian.

Pendekatan agama bersama Yunus Mansur, wakil MUI Jatim. Disampaikan bahwa para takmir sudah patuh dengan tingkat kepatuhan 89% dan jemaah lebih dari 90%.

Sementara data kampung tangguh yang dibentuk dan diinisiasi Kepolisian di seluruh Jatim berjumlah 2.991 kampung. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.