Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Sejumlah Elemen Jember Gelar Deklarasi Damai di Mapolres

Loading...

Jember- Pasca terjadinya aksi Demonstrasi anarkis yang terjadi di berbagai tempat penolakan UU Cipta Kerja yang melibatkan sejumlah pelajar, khusus nya di Kabupaten Jember Polres Jember menginisiasi Deklarasi damai dan anti anarkis.

Deklarasi damai dan anti anarkis dilakukan sejumlah Ormas Islam, Ormas Kepemudaan, FKUB dan perwakilan pihak Kepala Sekolah tingkat SLTA di Kabupaten Jember, Jumat (16/10/).

Deklarasi itu digelar di aula serbaguna Mapolres Kabupaten Jember. Selain perwakilan Ormas, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan Perwakilan dari Pemkab Jember, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur di Jember juga terlibat didalamnya.

Mereka secara kompak mendeklarasikan diri untuk mengedepankan kedamaian dan menolak setiap bentuk anarkisme, sebagai bentuk komitmen menjaga Kamtibmas bersama-sama.

Deklarasi tersebut dilakukan menyusul banyaknya demonstrasi berujung pengrusakan dan pelibatan siswa tingkat SLTA beberapa waktu lalu.

Kapolres Jember, AKBP. Aris Supriyono, mengatakan Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Menyampaikan aspirasi di muka umum, lanjut Ambar, merupakan hak setiap warga negara. Namun hal tersebut jangan sampai mengganggu ketertiban umum, apalagi sampai melakukan tindakan anarkis yang berujung perbuatan pidana.

“Ini bukan berarti kita menghalang-halangi orang menyampaikan aspirasi, tidak. Penyampaian aspirasi itu dilindungi undang-undang, tapi hak menyampaikan pendapat itu ada batasannya berupa menghormati hak orang lain,” ujarnya. Jum’at (16/10/2020)

AKBP. Aris Supriyono, juga menyebut penyampaian aspirasi pada masa pandemi Covid-19 ini, harus memperhatikan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Virus Corona secara lebih luas.

“Jangan sampai hanya gara-gara menyampaikan aspirasi di muka umum, lalu menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Sejumlah Ormas Islam dan Kepemudaan pada deklarasi damai tersebut, meliputi Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila dan Perwakilan Kepala Sekolah.

Deklarasi damai itu dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Bermasker dan menjaga jarak. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.