Sejak TMMD Pemalang Ada, Kades Jatiroyom Kewalahan Layani Media

Pemalang – Kepala Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh, Riyanto (55) memakai kaca mata, tidak pernah menyangka jika akan sering berhadapan dengan para wartawan menyusul desanya dijadikan sebagai sasaran TMMD Reguler 104 Pemalang.

Menurutnya, membangun desa bersama TNI merupakan hal baru baginya, seumur jalan Jatiroyom-Parunggalih yang dinantikan puluhan tahun setapak dibangun. Bertemu dengan rekan media sudah beberapa kali sejak dirinya dilantik (12/1/18), namun intensitas sejak TMMD Reguler dibuka Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, tak terhitung lagi seingatnya.

“Teman wartawan cukup banyak, hanya saja akhir-akhir ini sudah tidak terhitung Pak, bahkan saya sampai kewalahan. Sebagian besar menanyakan macam pembangunan, volumenya dan sumber pendanaan, baik wawancara langsung maupun lewat HP,” ungkapnya, Minggu (3/3/2019).

Hikmah yang dapat dipetik adalah, Jatiroyom yang lokasinya di pinggiran Kabupaten Pemalang dan berada di sebelah areal Perhutani RPH Kaliwadas KPH Pemalang dan orbitasi ke Ibukota Kabupaten sejauh 35 kilometer 60 menit, jadi dikenal orang. Orang Pemalang lokal saja kadang asing dengan Desa Jatiroyom dan datanya sangat minim dalam pencarian google.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media karena telah memperkenalkan Jatiroyom kepada dunia luar termasuk potensi wisata dan makanan khas kami. Ini akan sangat bermanfaat meskipun tidak secara langsung,” tambahnya mengapresiasi.

konsekuensi baru tersebut diterima Riyanto dengan senang hati, walaupun terkadang ada yang menghubunginya malam hari menjelang waktu istirahat. Namun dirinya berkomitmen untuk membantu menyajikan data-data statistik kepada wartawan semaksimal mungkin. (Aan Pendim Pemalang).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.