Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Satu Orang Keluarga Mendiang RH, Positif Covid-19

Loading...

OKU Selatan – Sekretariat gugus tugas kembali gelar Perss realese mengenai 14 keluarga pasien RH ( 63), yang dinyatakan positif terpapar virus corona, setelah hasil Swabnya di keluarkan Balai laboratorium kesehatan ( BLK) Sumatera selatan ( Sumsel), dan pasien RH tersebut dinyatakan meninggal dunia, setelah menjalani perawatan di Rumah sakit Ahmad yani Kota Metro Lampung Selatan.

Pers rilis yang di gelar disekretariat gugus tugas, yang di hadiri oleh Asisten III, Herman Azedi, Kepala Sekretariat gugus tugas Dony Agusta, SKM.M.M, Kepala dinas kesehatan OKU Selatan, dr Meri Astuti, kepala dinas Komunikasi dan informatika OKU Selatan, Firman Bastari, S.STP., MSI, dan para media yang berkesempatan hadir, Kamis (03-06-2020).

Kegiatan perss realese tersebut, dibuka langsung oleh Ketua sekretariat gugus tugas Dony Agusta., SKM., MM, yang bisampaikan Kepala dinas kesehatan kabupaten OKU Selatan, dr.Meri Astuti menjelaskan, ke 14 keluarga pasien RH tersebut, kemudian menjalani Karantina selama 14 hari, dan telah diambil sempel Swab kepada ke 14 orang keluarga pasien RH tersebut.

Diketahui, sempel swab yang diambil pertama kali oleh tim gugus tugas pada tanggal 21 Mei 2020 yang lalu dan pada hari Selasa 02 Juni 2020 hasil tes swab keluar dan hasil dari 14 tersebut 1 orang diantaranya Positif Covid-19, perempuan berinisial SH (27).

“Bagi keluaraga SH yang pernah berkontak langsung dengan SH (27) sebelum hasil swab keluar berjumlah 6 orang, dan ke 6 orang ini langsung akan di ambil hasil swab pada Jum’at 04 Juni besok. Kemudian, ke -14 orang keluarga almarhum RH sendiri akan diambil sempel swab yang kedua, jadi total sempel yang akan diambil berjumlah 22 orang dan setatus keluarga RH dan SH sendiri yakni Orang Tanpa Gejala (OTG),” Ujar Meri.

Saat ini kondisi pasien, dalam keadaan sehat karena baru sudah melahirkan di RSUD Liwa, diketahui sebelumnya pihak dinas kesehatan kabupaten OKU Selatan pernah menghimbau masyarakat khusus untuk Ranau raya jika ingin berobat agar di rujuk ke RSUD Muaradua.

“Adapun tindakan, yang akan di ambil oleh tim gugus tugas untuk pasien SH (27) akan dilakukan karantina di RSUD Muaradua, tak hanya SH namun juga bayi yang baru dilahirkan nya juga akan di karantina bersama SH untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ” tuturnya.. (Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.