Satgas Yonif 121/MK Amankan 2,5 KG Paket Ganja

NusantaraTerkini.Com, Jayapura – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Sektor Utara Yonif 121/MK kembali mengamankan paket ganja siap pakai seberat 2,5 Kg dari warga pada saat melaksanakan sweeping terhadap kendaraan yang melintas di Kampung Wembi Keerom Papua.

Barang haram tersebut didapat dari 3 warga yakni NM (17)  AE (19) dan KY (20) dalam razia kendaraan tersebut.

Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 121/MK Letkol Imir Faishal, Rabu (27/6) mengatakan, penangkapan tersebut bermula pada saat razia pada selasa (26/6/2018).

“Saat Pos Wembi yang dipimpin langsung oleh Komandan Kompi B (Danki B) Kapten H.S. Sihombing dengan 12 orang anggotanya melaksanakan sweeping dan menghentikan sebuah sepeda motor jenis Yamaha Vixion hitam tanpa plat nomor dari Waris dan hendak menuju Arso yang dikenderai oleh NM (17) dan  AE (19) petugas menemukan 9 paket ganja seberat 1,3 Kg di dalam karung berwarna putih,” ujar Dansatgas.

Pelaku lainnya yakni KY (20) diamankan saat petugas dari Pos KM 76 menghentikan sebuah truk yang mana KY (20) dan rekannya menumpang di bak truk tersebut.

“Sebelum truk tersebut melintas di depan Pos KM 76 kedua  warga yang menumpang di bak truk tersebut melompat turun dan berusaha melarikan diri masuk ke hutan untuk menghindari sweeping. Segera petugas mengejar dan berhasil menangkap KY sementara pelaku lainnya berhasil lolos ke dalam hutan,” tambahnya.

Dari tangan KY petugas berhasil mengamankan 9 paket ganja seberat 1,2 Kg yang ada di dalam tas punggung warna Hijau muda miliknya.

selanjutnya ketiga warga beserta paket-paket ganja yang berhasil diamankan tersebut diserahkan kepada pihak Satuan Narkoba Polres Keerom.

Untuk diketahui, razia itu merupakan hal yang rutin dilaksanakan terutama pada momen pelaksanaan Pilkada di Provinsi Papua dalam rangka cipta kondisi dan menyukseskan Pilkada yang aman dan damai.  (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.