Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Sat Narkoba OKU Selatan, Ungkap 5 Orang Pengedar dan Bandar

Loading...

OKU Selatan – Kepolisan resor (Polres) kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan, melalui satuan Satuan reserse Narkotika menggelar Perss realese di halaman mapolres OKU Selatan, ungkap kasus penangkapan penyalagunaan Narkotika dan kepemilkan Senjata Api, dipimpin langsung Kepala kepolisian resor (Kapolres) Kabupaten OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap, S.IK didampingi Kepala satuan (Kasat) reserse Narkotika, Iptu.Beni Okimu beserta jajaran reserse Narkotika lainya. Kamis ( 04/06/2020).

Dalam keterangan Persnya, Kapolres OKU Selatan mengungkapkan Kronologi perkara. Pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2020 sekira jam 00.30 wib, anggota Sat Narkoba Polres OKU Selatan mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya, di lokasi sebuah pondok kosong yang berada di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Buana pemaca, telah terjadi transaksi penyalah gunaan Narkotika.

Kemudian, Sat Narkotikan Polres OKU Selatan, bergerak cepat yang dipimpin langsung Kasat Narkotika, Iptu. Beni Okimu melakukan penangkapan terhadap ke 4 (Empat) orang pelaku.Diantaranya, Aceng (30) Bin M Isa, Dedi Darmawan ( 23) Bin Daham, Edi Suparman (30) Bin Andrian, dan Iskandar (44) Bin Sapari. Setelah dilakukan penggeledahan terhadap ke 4 ( Empat) pelaku tersebut, ditemukan barang bukti berupa 2 (Dua) paket klip bening yg berisi kristal putih yg di duga Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 1,75 gram, yang telah di bagi – bagi dalam bungkus plastik Klip bening putih, siap untuk di jualkan.

Serta barang bukti ( BB) lainya, yang didapat dari ke 4 tersangka yaitu, 1 (satu) buah plastik klip bening warna biru, 1 (satu) buah plastik klip bening besar yg berisi 22 (Dua puluh dua) plastik klip bening kosong. 2 (Dua) buah korek api gas warna hijau dan kuning, uang kertas pecahan Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) sebanyak 6 (enam) lembar sebesar Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah). 1(satu) unit Hand phone merk VIVO warna merah dgn nomor imei 864535049484116 berikut kartu sim telkomsel dg nomor 085267145657 dan kartu telkomsel nomor 082269141686.

” Setelah dilakukan introgasi terhadap tersangka, salah satu dari tersangka mengatakan bahwa barang bukti (BB) Narkotika jenis Sabu tersebut. Mereka beli dari Suhari (43) warga Desa Pagar Dewa Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kemudian, Sat Narkoba Polres OKU Selatan yang dipimpin oleh Kasat Narkoba langsung melakukan pengembangan dan penangkapan, terhadap tersangka di rumahnya, ” jelas Kapolres.

Disaat, melakukan penggeledahan terhadap tersangka di temukan barang bukti (BB) berupa, 9 (sembilan) paket plastik klip bening yang berisi kristal putih yg di duga Narkotika jenis Sabu dengan brat bruto 2,01 gram. 1 (satu) unit timbangan digital merk MANLLORO warna putih.

Ditemukan juga, 1 (satu) pucuk Senpi rakitan jenis Revolver warna hitam,
3 ( tiga ) Bal plastik klip bening kosong,
1 (satu) buah pipet warna kuning yg sudah di runcingkan (skop), 2 (dua) buah korek api gas warna merah dan biru,
1 (satu) buah botol kaca bening tanpa merek yang mana tutupnya sudah tertancap 2 (dua) buah pipet plastik warna bening. Salah satu pipet nya terdapat pirek kaca bening ( bong alat hisap), 1 (satu) buah botol plastik warna putih tanpa merek, dan 1 (satu) unit Hand Phone merk SAMSUNG warna crime dengan nomor Imei 353402083978743.

Setelah dilakukan hasil pemeriksaan, memang kelima orang pelaku ini, merupakan sekelompok yang biasa sering melakukan pengedaran Narkotika jenis Sabu di Kecamatan Buana pemaca. Status tersangka sendiri 4 orang diantaranya, adalah pengedar dan 1 orang Bandar, dengan Barang bukti yang di dapat dari ke lima tersangka seberat 3,8 gram Sabu.

Kepada ke 5 (Lima) pelaku, sendiri dikenakan pasal 114 dan pasal 112 Undang – undang nomor 35 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan 5 ( Lima) tahun keatas. Kemudian untuk kepemilkan senjata Api rakitan ( Senpira) akan di kenakan Undang – undang darurat nomor satu tahun 1951 dengan acaman 15 tahun penjara, ” Ujar Kapolres.(Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.