Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Sambut Idul Fitri Saat Pandemi, Berikut Delapan Himbaun Forkopimda Jember

Loading...

Jember, Jatim – Bupati Jember dr. Faida MMR, menyampaikan hasil rapat bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi. Kamis (21/5) 

“Yang menindaklanjuti hasil rapat melalui video conference antara jajaran forkopimda Provinsi Jawa Timur dengan forkopimda kabupaten/kota se jawa timur pada hari selasa tanggal 19 Mei 2020 terkait pelaksanaan kegiatan hari raya Idul Fitri 1441 H,” kata Bupati di Pendopo Wahyawibawagraha pada Rabu malam. 

Rapat Forkopimda kali ini menghasilkan 8 Poin dan dituangkan dalam bentuk surat himbauan, ditandatangani bersama oleh Bupati Jember dr. Faida MMR, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Kemenag Jember H. Muhammad, MUI Jember Prof. Halim Subhar, PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin, PCNU Kencong Zainil Ghulam, Muhammadiyah Jember Kusno, PD PMI Jember Hawari Hamim dan Kapolres Jember AKBP. Aris Supriyono.

Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Jember untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Bahwa sampai saat ini wabah covid-19 masih menjadi pandemi nasional yang penyebarannya belum bisa diprediksi dan belum diangkat oleh allah swt.
  2. Khusus Kabupaten Jember positif covid-19 saat ini sebanyak 24 orang di 17 kecamatan 19 desa, dengan 2 orang meninggal dunia, jumlah PDP 134 orang di 89 desa/kelurahan dan masih ada 240 orang ODP yang masih dipantau 1540 orang ODR yang masih dipantau di seluruh desa/kelurahan dan kecamatan
  3. Tidak melaksanakan takbir keliling.
  4. Kegiatan takbir keliling dapat dilaksanakan di masjid/musholla menggunakan pengeras suara dengan jumlah paling banyak 5 orang dan mengikuti protokol kesehatan secara ketat.
  5. Menghidupkan malam hari raya dengan perbanyak zikir, takbir, tasbih dan sebagainya sebagai ikhtiar meningkatkan ibadah /mujahadah, memohon pertolongan kepada Allah SWT agar covid-19 segera diangkat dari muka bumi.
  6. Sebaiknya sholat idul fitri dilaksanakan di rumah secara berjamaah bersama anggota keluarga yang diyakini status kesehatannya bebas covid-19 atau secara sendiri (Munfarid).
  7. Sesuai kaidah fiqhiyah “Dar ul mafasid muqoddamun ‘ala jalbil mashaalih” maka sebaiknya tidak menyelenggarakan sholat idul fitri 1 Syawal 1441 di masjid/lapangan.
  8. Tidak melaksanakan Open House, silaturahmi halal bihalal hari raya idul fitri 1441 H atau kegiatan lain sejenis yang mengumpulkan banyak orang.

Atas nama Forkopimda, Bupati berharap himbauan ini menjadi panduan bersama agar  semua selamat bersama-sama. 

Diluar surat edaran ini, lanjutnya, Bupati sudah menyiapkan surat edaran pengaturan masing-masing fasilitas umum, agar di situasi pandemi ini dapat terkendali dengan baik. 

“Untuk itu akan diterbitkan surat edaran berikutnya terpisah dari urusan yang ada didalam edaran ini,” Pungkas Faida. (tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.