Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Sambut 1 Muharram, Mas Vian Pilih Berkumpul Bersama Para Kyai Dengar Tausiyahnya

Loading...

Jember- Menyambut malam tahun baru islam 1 Muharram 1442 Hijriah yang jatuh pada Rabu malam (19/8), Dwi Arya Oktavianto Nugraha atau Mas Vian merayakannya dengan memilih berkumpul bersama para Kyai untuk mendengarkan tausyiah.

Perayaan yang bagi masyarakat Jawa menyebutnya Suroan tersebut, diawali dengan napak tilas Almaghfirlah KH.Umar Ikram di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Sumberbringin, Sukowono, Jember.

Diantaranya yang hadir bersama Mas Vian, pengasuh pondok KH. Misbah Umar, KH. Izzat Umari dan KH. Muqiet Arief yang juga Wakil Bupati Jember dan tokoh masyarakat setempat.

Napak Tilas Almaghfirlah KH Umar Ikrom ini, diharapkan bisa meneladani dan meneruskan perjuangan ulama kharismatik di Jember tersebut.

“Semoga para santri dan masyarakat, termasuk saya sendiri bisa meneladani dan meneruskan perjuangan para ulama khususnya Almaghfurlah KH. Umar Ikrom,” ujar Mas Vian.

Pada malam yang istimewa ini Mas Vian mengatakan, Almaghfurlah KH. Umar Ikrom merupakan salah satu ulama yang telah memberikan banyak sumbangsih kepada Kabupaten Jember.

“Sebab beliau merupakan salah satu ulama yang sekaligus pejuang NU dan Pejuang Kemerdekaan, sudah selayaknya kita yang muda dapat meneruskan perjuangannya untuk membangun Jember yang lebih baik,” ungkapnya.

Mas Vian Bersama KH Muqit Arif terlihat Khusuk Mendengarkan Nasihat KH Misbah Umar.Bahkan, Mas Vian turut melepas keberangkatan napak tilas saat kiai Muqiet Arief berkenan melepas keberangkatannya dengan santri, memulai perjalanan napak tilas perjuangan.

Bagi Mas Vian, melepas keberangkatan napak tilas Almaghfurlah KH Umar Ikrom memberikan kesan sendiri.Ia menyebutnya, momen yang sangat berharga.

Mas Vian berharap, bisa kembali mengantar napak tilasnya di tahun yang akan datang. Bila terpilih sebagai wabub nantinya, Mas Vian ingin peringatan napak tilasnya lebih meriah dengan tidak mengurangi nilai kebiasaannya. (Tahrir).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.