Rumah Digenangi Air Bau Busuk, Warga di TPA Rawa Kucing Desak Pemda Ganti Untung Tanah dan Rumah

KOTA TANGERANG, NUSANTARA TERKINI.Com – “Setiap hari di dapur dan Kamar mandi di Genangi Air Bau Busuk yang mengalir dari sela – sela keramik lantai, membuat semua ruangan Bau yang sangat menyengat dan air nya hitam, bertahun – tahun kita semua seisi rumah ini harus memakai Masker,” Ungkap Meli (60) dirumah nya di
Jl Iskandar muda RT 05 /04 Kel Kedaung wetan kec.Neglasari Kota tangerang (rabu 20/01/2021)

Dia menerangkan, Tembok belakang rumah berhadapan langsung dengan gunungan Sampah setinggi 15 meter – 25,- tanpa ada Batas tembok, gimana sih Walikota Tangerang apa egak pernah dapat laporan dari Pihak TPA Rawa kucing

“Katanya segera mau dibayar tanah dan rumah ini sampai sekarang pihak Dinas DLH hanya janji aja,”padahal anak dan cucu saya terkena penyakit kulit gatal – gatal egak sembuh – sembuh,”ucap meli sembari menunjuk kan lengan anak perempuan nya yang terjangkit penyakit kulit.

Keluhan juga disampaikan Ketua RT 05 setempat mengatakan, Ia mengakui bahwa banyak keluhan warga yang ditujukan kepada UPT Tempat Pembungan Akhir (TPA) Rawa Kucing dan pemerintah Kota Tangerang Banten

Bagaimana tidak berkeluh kesah mengenai Air berwarna hitam sangat Bau Busuk dari gunungan bermacam – macam sampah TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang Banten,” ujar RT Edi kepada awak media Nusantara Terkini.Com di kediaman nya yang juga bersebelahan langsung dari keberadaan TPA Rawa Kucing.

Dirinya sangat terganggu, Baunya sampai perabotan,baju dan tangan kalau terkena Air yang berwarna hitam walau dicuci sabun, egak hilang baunya sampai 6 jam, Belum lagi banyak lalat dan serangga, “ungkapnya.

Edi berharap agar Arief sebagai Walikota Pemkot Tangerang peka terkait permasalahan ini.”Ya, mohon Segeralah mengganti untung tanah dan bangunan kami agar warga, dapat membayar tanah dan akan bermukim di tempat yang nyaman.

“Keluarga Kita dan warga disini, banyak anak – anak sama ibu hamil juga. Mereka penyakit susah bernapas dan batuk – batuk. Belum lagi kalau hujan deras Air Hitam setinggi jempol kaki masuk ke rumah. Lantai dan Air sumur juga jadi kotor, kami mandi gatal – gatal ke kulit,” tutur Edi

Ditempat terpisah Anggota DPRD Kota Tangerang Dapil 2 Fraksi PDI Perjungan Epa Emilia menegaskan,
“Walau dirinya bukan Komisi lV tapi Keluhan warga Kedaung wetan kec.Neglasari Kota tangerang tentang Dampak TPA Rawa Kucing sudah Saya, sampaikan langsung pada Hering Rapat DPRD, namun sampai saat ini belum juga di laksanakan oleh pihak Pemkot Kota Tangerang.

“Penyampaian Resmi, Atas Air Bau busuk Gunungan sampah itu dan segeralah tanah dan rumah di ganti untung agar warga disekitar TPA itu bisa berpindah ditempat yang nyaman,”Ia tegaskan, tentu nya penjegahan harus dikedepankan jangan sampai ada korban atas limbah sampah TPA dan juga tidak ada nya tembok pembatas berpotensi runtuhan gunungan sampah menimpa kerumah warga ditempat itu,”kata Epa

Disampaikan Epa, Kalau Dokumen Sertifikat Tanah warga sudah diterima Dinas DLH, seharus saat ini sudah pelaksanaan pembayaran tanah dan bangunan rumah warga, sehingga ada pelebaran lahan TPA untuk menghindari ketinggian sampah yang terus mengunung, “tutur Epa mengaku sedang mengikuti Rapat Partai PDIP diluar kota,melalui pesan Hendpone nya, (rabu 20/1/2021)

NUSANTARA TERKINI.Com
Biro Tangerang Raya : Rohman

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.