Ria Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Ajak Generasi Muda Berkarya Nyata

Nusantaraterkini.com, Bengkulu – Ria Oktarina S.Psi Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dari partai Hanura ini mengajak generasi muda untuk mengisi Reformasi dengan bekerja dan berkarya nyata bagi bangsa. Ia mengatakan perjuangan tidak lagi dilakukan dengan pengorbanan darah dan nyawa, melainkan dengan mengisi era Reformasi bekerja sesuai kemampuan dan karya yang nyata.

“Reformasi ini mari kita isi dengan bekerja keras, berkarya nyata untuk bangsa, tunjukkan bahwa kita adalah generasi yang berperan dan membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi bangsa ini. Tidak harus melakukan hal-hal besar, namun dari hal-hal kecil kita mulai,” ujar Wakil Ketua Komisi I ini.

“Reformasi ini mari kita isi dengan bekerja keras, berkarya nyata untuk bangsa, tunjukkan bahwa kita adalah generasi yang berperan dan membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi bangsa ini. Tidak harus melakukan hal-hal besar, namun dari hal-hal kecil kita mulai,” ujar Wakil Ketua Komisi I ini.

Dia juga mengatakan para generasi harus menyiapkan diri dengan membekali dirinya dengan berbagai kompetensi dan skill. Bekal tersebutlah yang akan digunakan untuk mengisi era Reformasi ini dengan berbagai kemampuan.

Dia juga mengatakan para generasi harus menyiapkan diri dengan membekali dirinya dengan berbagai kompetensi dan skill. Bekal tersebutlah yang akan digunakan untuk mengisi era Reformasi ini dengan berbagai kemampuan.

“Terus asah diri dengan berbagai kemampuan, negara ini membutuhkan anak-anak muda yang memiliki visi dan misi, yang memiliki kemampuan dan dedikasi serta loyalitas terhadap negara,” tutur Ria.

Selain itu Ria jugo meminta generasi muda agar dapat memanfaatkan berbagai ruang untuk belajar, tidak hanya mengandalkan sekolah/kampus saja.Belajar dapat di mana saja asal ada kemauan

“Salah satunya adalah memanfaatkan dunia internet. Di internet semua kemampuan ada dan bisa dipelajari, manfaatkan sebaik mungkin untuk menambah skill,” pungkasnya.(adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.