Respon Krisis Air Bersih di Jatimulya Tegal, Pengeboran Dimulai Lagi

Tegal – Pengeboran tanah di titik kedua di Dukuh Sigerung, Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dalam usaha pencarian sumber air bersih guna mengatasi krisis kekeringan musim kemarau, dilakukan.

Setelah sebelumnya (2/8), pengeboran di samping SDN Jatimulya 03 berhasil mendapatkan air pada kedalaman 138 meter dengan debit yang masih kecil yaitu 0,7 liter per detik, dari normal minimal 1,5 liter per detik, kini upaya serupa dilakukan di tengah persawahan tepatnya di depan SD tersebut.

Titik kedua ini didapatkan dari hasil pengukuran dengan alat geolistrik (22/7) oleh ahli geologi asal Kota Semarang, Dwiyanto (68) mantan dosen geologi dan teknik sipil UNDIP, atas permintaan Dansatgas TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal melalui Kasiter Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, yang merupakan kawan Dwiyanto.

Dibenarkan Dansatgas bahwa, ini merupakan salah satu upaya Satuan Penugasan TMMD Tegal dalam merespon kesulitan masyarakat di wilayah binaan Kodim yaitu Jatimulya, yang sangat membutuhkan air bersih untuk keperluan harian.

Terpisah dijelaskan Kusmoro (37) Kadus sekaligus Satlak Pamsimas, bahwa pengeboran pembuatan Pamsimas yang merupakan program nasional penyediaan air minum di desanya saat ini, dilakukan oleh PT. Raksasa Prevabcon asal Kota Semarang dalam waktu satu bulan kedepan bersama dengan titik I di samping SD.

“Jika ditemukan air maka dan bagus untuk dikonsumsi, maka akan disedot dan dialirkan ke tower penampungan yang berada di depan SDN Jatimulya 03 atau di samping jalan aspal yang dibangun melalui TMMD,” bebernya.

Inilah pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD Reguler Tegal, tak hanya membangun infrastruktur umum masyarakat saja berupa makadam 2,3 kilometer dan pengaspalan jalan 1,1 kilometer dan over prestasi 130 meter, namun membangun aspek non fisik serta aspek sanitasi yang merupakan kunci masyarakat sehat dan sejahtera. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.