Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

Rektor Uncen Sebut PKKMB Diintervensi Kelompok Tertentu

NusantaraTerkini.Com, Papua – Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKBMB) Universitas Cenderawasih yang sedang berlangsung dintervensi kelompok tertentu yang disinyalir berasal dari luar kampus Universitas Cenderawasih (Uncen).

Hal ini disampaikan Rektor Uncen Apolo Safanpo dalam jumpa persnya dengan wartawan di Kampus Uncen, Selasa, (14/8) siang.

Diakui Apolo, kelompok tersebut mewajibkan mahasiswa baru menyayikan yel-yel yang bertentangan dengan idiologi bangsa dan juga menghadirkan pemateri tak jelas asalnya pada saat praOspek Senin (13/8) kemarin, padahal seharusnya tak ada pemberian materi diagenda tersebut.

“Senin kemarin ada intervensi pihak-pihak tertentu terhadap panitia tingkat fakultas, yakni Fakultas Teknik, Mipa dan Fisip untuk melakukan hal-hal yang tak sesuai SOP, karena seharusnya hanya berisi brifing dan penjelasan lainnya,” jelas Apolo.

Oleh karena itu, ia berencana memanggil
Para Dekan, Pembantu Dekan III, Ketua BEM Uncen dan Mahasiswa baru untuk dimintai keterangan tentang aksi ini.

“Jika terbukti kami akan lakukan sanksi yang tegas dan apabila melakukan tindakan yang bertentangan dengan idiologi negara maka kami meminta pihak berwajib untuk diproses secara hukum,” tambah Rektor.

Meski begitu, Apolo mengaku belum tahu asal kelompok yang melakukan intervensi tersebut begitu juga oknum yang mengundang.

Sementara itu, pembukaan PKKMB Selasa (14/8) pagi ini meski berjalan sesuai jadwal namun masih diwarnai aksi-aksi yang bersebrangan dengan idiologi negara.

Salah satunya peserta PKKMB dari Fakultas Teknik dan juga Fakultas Fisip sempat tak mau berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Yel-yel Papua Merdeka juga lantang diteriaki mahasiswa baru fakultas Fisip Uncen.

Sebelumnya, media sosial Facebook dan WhatsApp ramai mempebincangkan video yel-yel mahasiswa baru yang bertentangan dengan NKRI. Beredar juga syarat yang mewajibkan mahasiswa baru memakai gelang bermotif Bintang Kejora dan atribut bertentangan lainnya. (FN)

Redomendasi
Comments
Loading...