Refleksi Tangsel Dalam Bingkai Tahun 2020 Menuju 2021

TANGSEL,NUSANTARA TERKINI.Com -Tahun 2020 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) genap berusia 12 tahun masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan yang sepatutnya diselesaikan pada tahun 2021,”Tutur Rahman Faisal, S.S.M.M-Dosen Program Studi D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi – Universitas Pamulang.

Pertama yang menjadi penegasan dari sisi akademisi Rahman Faisal mengenai banjir, Setidaknya pada musim penghujan tahun 2020 terdapat 118,- titik banjir namun langganan tempat genangan dilingkungan kecamatan Serpong dan Kecamatan pamulang.

Sektor Kesehatan, Hingga hari ini (31/12/2020/) pukul 10.00 WIB dikutip dalam laman tangerangselatankota.go.id/ ditemukan kasus Positif Sembuh sebanyak 3140, Kasus Erat Karantina sebanyak 1298, sementara kasus positif dirawat sebanyak 392, kasus suspect isolasi sebanyak 111 orang dan kasus erat mangkir sebanyak 7 orang dan Kasus yang gugur Karen Covid-19 di Kota Tangerang Selatan sebanyak 178 orang.

“Lakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro mulai dari tingkat Kecamatan, Kelurahan, RW maupun RT. Sehingga dapat menekan penyebaran kasus penularan Covid-19.Dampak lain dari setiap warga yang wafat di Rumah Sakit dilakukan standarisasi Covid-19. Walaupun sebab akibat dari gugurnya mereka, bisa jadi dugaan masyarakat bukan karena Covid-19.ungkap nya.

Sektor Pelayanan dan transportasi PublikDiawal era PSBB, Ketidaksiapan sarana dan prasarana pelayanan Publik secara online/digital mengakibatkan penyelesaian kebutuhan masyarakat menjadi terhambat.

“Blue Print pembangunan harus segera direalisasikan kalau tidak sekarang mau sampai kapan menunggu? di 10 Tahun era Kepemimpinan Walikota Tangerang Selatan Hj.Airin Rahmi Diany.

Kendati tingkat kejahatan menurun 15 persen, Perlu diperhatikan adanya kondisi ekonomi dimana nilai inflasi pada bulan Januari -Juni tahun 2020 menunjukan nilai dimana pada bulan Januari 0,24%, Februari 0,16%, Maret 0,08%, April 0,30%, Mei 0,10% dan Juni 0,24% (Sumber https://tangselkota.bps. go.id/ – 31/12/2020). Tingkat Inflasi paling tinggi pada bulan April sebanyak 0,30% dimana salah satunya adalah karena pandemi Covid-19.

Bingkai terakhir Sektor Politik. Kota Tangerang Selatan memiliki hajatan besar yaitu pada Rabu,9 Desember 2020 telah dilaksanakan Pemungutan Suara untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota periode berikutnya.Ada tiga calon yang bertarung untuk memperebutkan kursi yaitu Muhamad dan Saraswati mendapat suara sebanyak 205.309, Kedua No.2 Siti Nur Azizah Azizah dan Ruhamaben mendapat suara sebanyak 134.682. Sementara No. 3 Benyamin Devni dan H. Pilar mendapatkan total suara sebanyak 235.734. Dengan hasil itu maka No. urut 3 unggul dalam Pilkada Kota Tangerang Selatan Tahun 2020

Prosesnya belum selesai, karena No.urut 1 yaitu Pasangan Muhamad – Saraswati mengajukan gugatan hasil Pilkada Kota Tangerang Selatan ke Mahkama Konstitusi (MK) Politik uang dilakukan oleh Aktivis Jaringan Reformasi Indonesia (Jari 98) itu sebelumnya terekam video saat membagi-bagikan uang kepada warga kampung Rawa Macek, Kecamatan Serpong,”Tangsel.

“Dalam pemberian uang tersebut, dia menyatakan dukungan kepada paslon nomor 3.Pada hasilnya dimana Pengadilan Negeri Kota Tangerang telah memberikan hukuman berupa penjara kepada Willy Prakasa sebagai terpidana kasus politik uang.

Atas perbuatannya maka Hakim menyatakan bahwa Willy Prakasa sebagai terdakwa diputuskan bersalah dengan “36 bulan penjara dan denda Rp200 juta. Bila tidak mampu mengganti denda, kurungan 1 bulan.” Putusan ini diambil oleh Majelis Hakim Wendra Rais dalam persidangannya,”tandas nya.(Fsl/Man)

Rekomendasi
Loading...

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.