Terbit : 11 Oktober, 2019 - Jam : 00:54

Ratusan Anak PAUD Kecamatan Dendang Adakan Manasik Haji

Loading...

Tanjung Jabung Timur- “Labbaika Allahumma Labbaik” bacaan talbiyah menggema di seantero di depan kantor Camat Dendang Kamis (10/10). Bukan tanpa sebab, lafaz tersebut berasal dari ratusan anak PAUD terdiri dari Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) sekecamatan Dendang yang tengah melaksanakan manasik haji.

Tingkah polah anak-anak yang lucu membuat suasana manasik semakin seru. Sebagaimana layaknya menjalankan ibadah haji, semua peserta mengenakan ihram serba putih seperti yang dikenakan para calon jamaah haji.

Prosesi manasik diawali pelepasan jamaah, dilanjutkan prosesi wukuf di Padang Arafah. Setelah itu mereka melaksanakan tawaf atau keliling Kaabah sebanyak tujuh kali.

“Lalu mereka berlari kecil antara bukit Shofa dan Marwa. Ada lempar jumroh, prosesi akhirannya ada tahalul atau potong rambut tapi sedikit hanya sekedar syarat saja, setelah itu minum air zam-zam,” yang sudah disiapkan oleh panitia sebagai pengganti air zam-zam.

Kegiatan ini diikuti  sekitar 285 anak dari 19 lembaga yang ada di kecamatan Dendang 

Ketua IGTKI Kecamatan Dendang Maimunah, S.Pd saat di konfirmasi awak media melalui wa ( 10/10/2019 ) mengatakan kegiatan ini agenda rutin diadakan setiap tahunnya dengan harapan agar anak-anak sudah mengenal agama sejak dini, bukan hanya ilmunya tapi akhlak dan rasa cinta serta taqwanya pada ajaran agama karena kegiatan peragaan manasik haji ini merupakan rukun Islam yg kelima ” ungkapnya “. 

Ketua panitia pelaksanaan manasik haji Siti kholimah,S.Pd mengatakan kegiatan ini untuk memperkenalkan dengan anak rukun Islam yang kelima, dengan tujuan menanamkan rasa syukur terhadap Allah SWT.

Dalam hal yang sama juga disampaikan salah seorang Guru TK. Dian Kusuma “Larasati, S.Pd,  semoga dengan kegiatan manasik haji ini anak-anak mendapat pelajaran tentang rukun Islam yang ke lima.

“Harapan saya setelah mengikuti manasik ini mereka jadi tahu dan mungkin bisa menabung sejak dini untuk kelak bisa ke tanah suci” tambah Larasati. (supriono)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.