Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Terbit : 16 April, 2020 - Jam : 16:14

Rapid Tes Covid-19, Satu Warga Kaur Reaktif 

Loading...

KAUR – Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Kaur hari ini telah menginformasikan secara resmi, tentang dugaan warga Kaur yang terpapar Covid-19 (Corona Virus), rilis resmi ini dilaksanakan di Gedung Dinas Kominfotik Kaur, Kamis (16/4/2020).

Hasil rilis resmi dari Tim Gugus Covid-19, Sekda Kaur, H. Nandar Munadi, M.Si, Mengatakan bahwa benar tadi sudah dilakukan uji Rapid Tes, yang dilakukan oleh Tim Medis RSUD Kaur.

“Tadi memang benar sudah kita lakukan Rapid Tes terhadap salah satu warga di Kaur Selatan, hasilnya pun ialah Postif, saat warga ini sudah dibawa Tim Medis RSUD Kaur ke RSUD Hasanuddin Damrah Manna, untuk diisolasi dan dilakukan pengobatan intensif,” kata Sekda Kaur dalam rilisnya.

Tambah Kepala Dinas Kesehatan Kaur, Azuar, S.Sos, bahwa riwayat perjalanan pasien ialah dari Kota Bengkulu, serta sudah pulang ke Kaur tanggal 27, ditanggal 30 dia memiliki keluhan dan warga ini ditetapkan oleh Puskesmas Bintuhan sebagai ODP.

“Warga ini ditetapkan ODP ialah ditanggal 30 Maret 2020, adapun keluhannya di diagnosa Ispa, Demam, kondisi fisik Lemah, tepat hari ini merupakan hari terakhir karantina mandiri warga ini, Tim Medis Puskesmas Bintuhan pun mengeceknya menggunakan Rapid Tes, hasilnya pun positif, dia mempunyai riwayat pulang menggunakan kendaraan umum travel,” ujar Kadis Dinkes Kaur.

Untuk diketahui, hasil Rapid Tes tidak bisa menjadi patokan warga ini terpapar Covid-19, sebelum dilakukan tes Swab PCR, pengambilan spesimen standarnya akan dilakukan selama 2 hari dan selanjutnya dikirim ke Palembang.

Diimbau kepada warga Kaur agar tidak panik, selalu tetap patuhi aturan pemerintah, dan segera melaporkan diri dengan pihak Puskesmas Bintuhan bagi yang pernah kontak langsung dengan pasien ini.
(Ynd)

Rekomendasi

1 Komen
  1. Dia berkata

    Maaf pak informasinya kurang jelas… Identitasnya tidak dijelaskan sedangkan masyarakat harap lapor jika pernah kontak langsung dg beliau… Mohon penjelasannya pak…

Ruangan komen telah ditutup.