Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

PT.MPE Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Forkopimka Sepauk

Loading...

SIntang –  Sinergitas pemerintah dan perusahaan dalam upaya kesiapsiagaan penanggulangan karhutla di Kecamatan Sepauk kabupaten Sintang Kalimantan Barat , digelar dalam apel bersama di lokasi PT. Sintang Agro Mandiri desa Lengkenat pada Kamis(30/7/2020).

Dalam apel ini lima perusahaan dibawah naungan PT. MPE Group menghadirkan dua regu pemadam sebanyak 30 personil 4 unit mobil pemadam disiagakan.Forkopimka hadir Camat , Kapolsek , Danramil

Camat Sepauk Cinghan ditemui disela kegiatan mengatakan sangat mengapresiasi keperdulian perusahaan dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya dan berharap kegiatan tidak hanya sebatas show .

” Hal seperti ini patut diikuti perusahaan yang beroperasi di wilayah kita , aturan pemerintah memang seperti itu , dimana seluruh perusahaan harus siapkan Alat Pemadam Kebakaran ( APK ) personilnya , dan pendukung lainnya , dengan gelar apel ini  tercermin kesiapansiagaan kita mengantisipasi karhutla , mengingat tak lama lagi masuk musim kemarau  , dan apel kesiapsiagaan ini harus benar – benar diterapkan ” katanya.

Pada kesempatan sama Kapolsek Sepauk , melalui Wakapolsek IPDA Bimo  , mengungkapkan lewat sinergitas ini seluruhnya bisa menyamakan persepsi guna mencegah terjadinya karhutla , dan perusahaan lain bisa mengikuti langkah dari PT.MPE group.

Pihak management perusahaan lewat Manager Umum Ari didampingi Manager John Piter mengatakan , guna antisipasi karhutla pihaknya telah siapkan personil patroli selama musim kemarau .

” Antisipasi kita telah disiapkan kelengkapan APK , tiga unit mobil patroli titik api , lima embung air diareal perusahaan serta menara api , yang berpungsi memantau terjadinya kebakaran ” katanya

Personil senduri dikatakan akan disiagakan selama memasuki musim kemarau untuk patroli titik api.

Sementara Ketua Asosiasi Solidaritas Anak Peladang , Andreas Pada kesempatan sama mengatakan , langkah awal dari perusahaan guna antisipasi karhutla sudah baik dan harus diikuti perusahaan lain.

” Memasuki bulan Agustus peladang akan mulai turun ke ladang , peladang kita hingga kini memang belum bisa berladang tanpa membakar lahan , peladang diharapkan lapor ke  aparat desa , camat , TNI – Polri dan satgas perusahaan untuk bisa saling kerjasama , dan jangan takut karena berladang tidak dilarang , pembakaran hutan yang dilarang ” tutupnya.(jr)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.