Polsek Kencong Gelar Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Selingkuhan Istri

Jember, Nusantaraterkini.com- Jajaran Kepolisian Sektor Kencong menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bermotif asmara terlarang. Korban atas nama Sukari (39) seorang juru kunci makam, warga Dusun Krajan Desa Cakru Kecamatan Kencong, tewas bersimbah darah  karena disabet celurit oleh tersangka yang tidak lain adalah sahabat, rekan kerja sekaligus tetangga korban sendiri bernama Tohit (40) warga yang sama. 

Insiden berdarah terjadi pada Minggu pagi silam, 07 Maret 2021 sekitar pukul 05.300 WIB, di halaman rumah korban. Tersangka tega menghabisi nyawa korban lantaran terbakar api cemburu, usai pengakuan istri tersangka  bernama Ponasri kepada suami mengaku, jika diam-diam telah menjalin asmara terlarang dengan korban selama 6 tahun. 

Rekonstruksi  oleh tim Inafis Polres Jember bersama petugas Polsek Kencong digelar di halaman Mapolsek pada Senin, (05/04/21). Hasil rekonstruksi ditemukan 11 adegan yang diperagakan pelaku serta sejumlah saksi-saksi lainnya. 

“Itu tadi ada 11 adegan, mulai ketemu dengan korban sampai dengan akhir korban dibawa ke RS dan tersangka diamankan, ” kata Kapolsek Kencong Adri Santoso , usai gelar rekonstruksi. 

Rekontruksi pembunuhan, terang Adri, bertujuan untuk menggambarkan bahwa tindak pidana telah terjadi.Sehingga untuk meyakinkan Jaksa agar bisa memahami bahwa ini benar-benar pidana yang dilakukan dengan adegan per adegan. 

Menurut Adri, gelar rekonstruksi tidak harus dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) , terpenting bisa menggambarkan suatu tindak pidana benar-benar fakta.

“Motif asmara karena cemburu, Istrinya curhat kepada suami sehingga suami terbakar emosi, istrinya mengaku selingkuh dengan korban sehingga terbakar api cemburu, ” pungkas Adri. 

Adapun 11 adegan rekonstruksi yang diperagakan oleh tersangka maupun saksi, adegan pertama diperagakan tersangka yang sedang ngobrol dengan istrinya.Tersangka mengeluh kondisi ekonomi yang dirasa semakin berat. 

Saat itu istri tersangka mengaku bahwa dia telah berselingkuh dengan korban selama enam tahun. 

Adegan kedua menceritakan bagaimana tersangka menemui korban di rumah korban karena terbakar cemburu usai pengakuan sang istri.Kemudian dilanjutkan dengan  berikutnya dimana tersangka melakukan pembacokan dan penganiayaan berkali-kali secara membabi buta.Tampak tersangka berkali-kali mengarahkan bacokan di kepala korban, hingga korban tersungkur tak berdaya. 

Selanjutnya diceritakan bagaimana anak korban Muhammad Salman (18)  langsung berlari mencari bantuan yang direspon oleh Junaedi, tetangga korban, dimana akhirnya Junaedi berhasil merampas celurit dari tersangka dan selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis juga digambarkan bagaimana proses penangkapan tersangka hingga diamankan ke Mapolsek Kencong untuk penyelidikan lebih lanjut. (Tahrir)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.