Polres Jember Libatkan Tim Khusus Selidiki Beredarnya Video Mesum Dokter Dan Bidan

Jember- Beredarnya adegan video mesum diduga diperankan oleh seorang Bidan Desa dengan Kepala Puskesmas Desa Curahnongko Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember berinisial AY dan dr AM, yang saat ini sedang viral dan menjadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyarakat.

Kini videonya pun kabarnya juga sudah diketahui sang suami bidan AY yang juga seorang dokter gigi dengan inisial drg HW.Nyatanya pada Kamis (12/11) drg HW didampingi beberapa warga setempat mendatangi Mapolres Jember untuk melakukan pengaduan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Jember AKP Fran Delanta Kembaren dikonfirmasi terkait bukti video mesum ini sudah dikantongi polisi atau belum, Ia menjawab, prosesnya sementara dari pemberitaan yang ada terlebih dahulu.

Fran mengungkapkan, kini pihaknya tengah melangkah dengan melibatkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan atas kasus beredarnya video adegan tidak senonoh dengan mengumpulkan informasi yang sudah didapatkan polisi.

“Jadi kita tetap melangkah dengan adanya informasi yang kita dapatkan itu otomatis kita juga bergerak, ” katanya dalam sebuah rekaman suara yang diterima wartawan.

Untuk langkah awal, katanya, polisi tengah menyelidiki peredaran videonya terlebih dahulu, sementara untuk mengungkap perbuatan mesum yang dilakukan pelaku, prosesnya masih panjang.

“Intinya sementara kita lidik, ” pungkasnya.

Peristiwa Asusila yang mencoreng korps Aparatur Sipil Negara (ASN) ini juga mendapat perhatian Plt Bupati Jember Drs KH A Muqit Arief. Dirinya mengaku sudah menerima laporan dan sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemkab Jember menangani kasus ini.

“Dinkes masih melakukan penanganan, apabila sudah mendapat laporkan, saya akan memberi masukan.” kata Plt Bupati yang akrab disapa Kyai Muqit Usai acara Video Confrence dengan Mendagri, di rumah dinas Wakil Bupati Jalan Gajah Mada.

Pengasuh Pesantren Al-Falah Silo, mengaku saat ini belum bisa menentukan keputusan, masih nunggu hasil penyelidikan. apabila terbukti melakukan tindakan asusila yang mencoreng korps aparatur Sipil negara (ASN), maka akan ada tindakan kedinasan sesuai aturan yang berlaku.

Diberitakan bahwa usai beredarnya  adegan panas sosok perempuan berjilbab yang diduga AY dengan AM diduga dalam ruangan kepala Puskesmas setempat ini membuat masyarakat menjadi resah dan geram dengan ulah kedua oknum kesehatan tersebut.

Bahkan, beberapa tokoh masyarakat mengadukan perihal ini ke salah-satu pejabat Puskesmas untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi. Setelah ditunjukkan videonya, petugas tersebut membenarkan jika kedua oknum tersebut bekerja di Puskemas desa setempat.

Sejak beredarnya video itu, kedua oknum PNS itu sudah tidak pernah masuk kerja,  bahkan pascakejadiaan itu, kedua oknum PNS itu juga mendapat sanksi dari para pegawai lainnya karena dianggap telah mencoreng nama baik institusi kesehatan.

Dari informasi yang berkembang, bahwa tindakan asusila serupa yang dilakukan oleh oknum Kepala Puskesmas ini juga pernah terjadi sebelumnya dengan perempuan lain. Namun saat itu persoalannya tidak sampai viral di tengah masyarakat. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.