Polisi Panggil Kades Selok Awar-Awar Terkait Kasus Bupati Lumajang Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik

Nusantaraterkini.com (Surabaya) – Proses hukum yang menjerat Bupati Lumajang, Thoriqul Haq tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik sesuai laporan polisi PT Lautan Udang Indonesia Sejahtera (LUIS) ke Polda Jatim tanggal 9 April 2020 dipastikan terus berjalan. Demikian diungkap penasihat hukum PT LUIS, Yakobus Welianto melalui sambungan suara WhatsApp (WA), Jumat (19/2/2021). 

“Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Ditreskrimsus Polda Jatim tanggal 10 Februari 2021 sudah saya terima. Isinya penyidik Subdit V Cbyer Crime Ditreskrimsus akan memanggil Kades Selok Awar-Awar untuk diminta keterangan,” tutur Weli, begitu panggilan akrabnya.

Weli menambahkan laporan polisi yang dibuat PT LUIS tersebut sudah masuk tahap penyidikan dan penyidik sudah meminta keterangan saksi pelapor, saksi terlapor, saksi ahli pidana, sampai saksi ahli bahasa. Ia optimistis perkara dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan PT LUIS tidak dihentikan dan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq yang sekarang berstatus terlapor akan segera menjadi tersangka.

Kades Selok Awar-Awar, Didik Nurhandoko saat dikonfirmasi, Jumat (19/2/2021) apakah dirinya sudah menerima surat panggilan dari Polda Jatim tidak menjawab secara gamblang. Didik Nurhandoko mengatakan persoalan itu bukan terjadi di zamannya, melainkan terjadi di era kepemimpinan Kades Selok Awar-Awar yang lama.

“Njenengan (maksudnya wartawan media ini) konfirmasi ke Pak Kades lama,” tulisnya melalui pesan WA.

Kasus hukum yang tengah membelit Thoriqul Haq ini dipicu tuduhannya kepada PT LUIS telah menyerobot lahan milik Salim Kancil yang kemudian diunggah melalui akun YouTube Lumajang TV. Merasa tidak melakukan penyerobotan lahan dan membuat nama baik PT LUIS tercemar, akhirnya Direktur PT LUIS, Mariono melaporkan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq ke Polda Jatim tanggal 9 April 2020 tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik. (Fajar Yudha Wardhana)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.