Polda Bengkulu Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Empat Miliar

Loading...

KOTA BENGKULU – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Bengkulu berhasil menggagalkan penyelundupan baby lobster atau benur, saat melintas di Kabupaten Seluma, Sabtu (25/01).

Dalam aksi ini, polisi menahan dua tersangka, AP dan IW bersama barang bukti kurang lebih 18 ribu ekor baby lobster senilai Rp. 4.5 miliar. Baby lobster ini rencananya akan dibawa oleh kedua tersangka menuju ke Provinsi Jambi.

“Setelah kita tindak lanjuti diketahui bahwa kedua orang pelaku inisial AP dan IW diketahui akan menuju Provinsi Jambi dengan menggunakan satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota innova,” kata Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol A Tarmizi pada Press Conference di Lobby Gedung Reskrim Polda Bengkulu, Selasa (28/1/2020).

Kedua pelaku saat ini masih menjalani proses penyidikan dan dikenakan sangkaan Pasal 88 Jo Pasal 16 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dan atau Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda Rp 1.5 miliar. (red/Ril).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.