Pokmas di Desa Silo Lama Asahah, Rancang Wisata Dayung Sampan Tradisional Pertama di Sumut

Asahan,Nusantaraterkini.com – Kelompok masyarat (Pokmas) di Desa Silo Lama Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan saat ini tengah merancang objek wisata dayung sampan tradisional dengan memanfaatkan potensi aliran sungai yang ada di desa mereka.

Ide ini sedang dikonsep oleh Pokmas Silau Karya dan Komunitas Kami Silau Laut dimana lokasi sungai sepanjang 1,5 Kilometer terletak di dusun I desa itu akan dijadikan sebagai tempat edukasi wisata, selain para pengunjung menikmati keindahan sungai lewat dayung sampan, pengunjung juga dapat mengenal beberepa jenis pohon endemic yang tumbuh di sekitar aliran sungai.

“Melalui konsep pariwisata yang sedang kami laksanakan ini nantinya diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap lingkungan hidup terutama sungai, pohon pohon, hewan dan tanaman air,” kata Ahlun Nazar Al Faezi, salah seorang perwakilan kelompok masyarakat di Desa Silo Lama yang ikut menginisiasi terwujudnya rencana wisata baru tersebut, saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Sabtu (20/2/2021).

Demikian, Ahlun dan komunitasnya menyadari banyak tantangan untuk mewujudkan rencana besar itu, dan akan sulit jika tidak melibatkan campur tangan pemerintah daerah, provinsi serta pihak terkait,” kata pria yang pernah mendapatkan penobatan sebagai pemuda pelopor Sumatera Utara rahun 2019 dibidang pemanfaatan sumber daya alam, pariwisata dan lingkungan hidup itu.

Menggagas konsep edukasi wisata sungai, Ahlun berharap proyek besar kelompok masyarakat desanya ini bisa terealisasi dan rampung pada tahun 2025. Hal tersebut juga dikatakan oleh Rahmad Hidayat, selaku Perwakilan Pokmas Silau Karya.

“Jika terwujud, wisata sampan dayung tradisional ini akan mejadi yang pertama di Sumatera Utara, sehingga dengan ini dapat memotivasi daerah lain untuk dapat memelihara sungai serta lingkungan hidupnya agar tetap lestari dan terjaga khususnya di Kecamatan Silau Laut mewujudkan tour wisata silau laut tahun 2025,” terang Rahmad. (IndraLubis)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.