PN Jember Tegaskan, Tidak Ada Putusan Ganda Dalam Kasus Perdata Sengketa Tanah Kaliurang

Jember,Nusantaraterkini.com , Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Jember dan Kuasa hukum penggugat kasus sengketa tanah Kaliurang, tanggapi tudingan Putusan Nomor : 51/Pdt.G/2018/PN Jmr ganda, dan halaman serta Isi tak sesuai dengan bukti Materiel dan Formil.

Ketua Pengadilan Negeri Jember Marololop Simamora, melalui Slamet Budiono bagian humas Pengadilan Negeri Jember, menyatakan tidak ada putusan ganda dalam perkara Perdata Nomor : 51/Pdt.G/2018/PN.Jmr, putusan dalam perkara tersebut hanya satu. Bahwa obyek yang dimohonkan eksekusi telah sesuai dengan isi putusan kasasi perkara tersebut yang telah berkekuatan hukum tetap, sesuai dengan hasil Pemeriksaan Setempat (PS) dan hasil pencocokan obyek eksekusi di lapangan (Contatering).

“Tidak benar lokasi tanah objek sengketa berada di dua lokasi yang berbeda yaitu di Jalan Kaliurang dan Jalan Karimata, sebab dalam putusan secara tegas dan nyata disebut, tanah objek sengketa berada di Jalan Kaliurang, dibelakang SD Negeri Sumbersari 2,”ujarnya Kamis (3/12/)

Dimana SD Sumbersari 2 ini dahulu lanjut Slamet, adalah merupakan SD Negeri Sumbersari 1, yang sekarang SD Negeri Sumbersari 1 berada di Jalan Karimata. Jadi yang berubah hanya nama sekolahnya, namun lokasi tanah objek sengketa tetap sama.

“Saat berperkara semua bukti-bukti yang diajukan baik penggugat maupun tergugat telah dipertimbangkan secara baik oleh Majelis Hakim dan perkara tersebut telah memperoleh putusan kasasi dari Mahkamah Agung yang pada intinya mengabulkan gugatan penggugat.”tutur Slamet

Sementara Tarigan Cs dari kuasa penggugat, menerangkan, Proses peradilan telah dilakukan oleh PN Jember, Pemeriksaan Lokasi (PS) yang diikuti dan dibenarkan oleh semua kuasa penggugat maupun tergugat, sesuai dengan prosedur persidangan, dan itupun sudah diputus oleh PN yang dimenangkan oleh Penggugat.

“Yang dimaksud dengan perbedaan Isi tak sesuai dengan bukti Materiel dan Formil, bukan menjadi masalah urgent sebab sudah terselesaikan saat dilakukan PS, tapal batas yang sebelumnya gedung SDN Sumbersari 1, Saat PS berubah ditempati SDN Sumbersari 2, dan itu sudah disepakati oleh tergugat dan penggugat, ya karena sekarang ganti pengacara yang tidak ikut mulai awal”beber Tarigan.

Peluang hukum oleh tergugat sudah dimanfaatkan dengan Banding di Pengadilan Tinggi (PT) maupun upaya hukum Kasasi, dari hasil penelitian berkas baik PT dan MA, telah menguatkan putusan PN Jember tanah Kaliurang milik Bondan Hariyono dengan akta jual beli.

“Tergugat telah mengajukan banding ternyata putusan banding tetap menguatkan putusan PN Jember, lantas penggugat masih ada upaya hukum, pihak tergugat melakukan kasasi, dari upaya hukum tergugat hingga kasasi berkas-berkas diteliti lagi dan turunlah putusan kasasi, penggugat tetap di menangkan oleh putusan Mahkamah Agung, “terang Tarigan Kamis (3/12/2020)

Dengan demikian bahwa permasalahan hukum sebetulnya sudah final dan mengikat. Artinya Putusan Kasasi merupakan putusan hukum tertinggi, untuk itu kita akan menunggu proses eksekusi, dan bilamana tergugat akan melakukan Perlawanan Melalui Hukum Luar Biasa itu hak tergugat.

“Upaya Hukum Luar Biasa atau peninjauan kembali (PK), tidak bisa menghalang-halangi eksekusi, karena kami sudah mengajukan eksekusi tinggal menunggu kapan dilaksanakan, bukan tidak dapat dilakukan eksekusi karena sekarang masih masa pandemi dan kedua menghadapi Pilkada maka masih menunggu dari kesiapan jurusita dan pihak kepolisian dalam hal ini pengamanan nya sesuai dengan SOP.” pungkas Tarigan. (Tahrir)

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.