PKS Fasilitasi Bangun Kebun Jalan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu

Bengkulu, Nusantaraterkini.com – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tunjukkan Komitmen di Bengkulu, dengan berkontribusi membantu kesejahteraan masyarakat sekitar.

Salah satu inisiatif dorong kesejahteraan masyarakat, lewat fasilitasi pembangunan kebun masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penduduk lokal.

Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah menekankan, penting kontribusi pabrik kelapa sawit kepada masyarakat sekitar.

Dijelaskannya, pola dan bentuk fasilitasi pembangunan kebun masyarakat bisa beragam, termasuk melalui pola kredit, pola bagi hasil, dan bentuk pendanaan lainnya sesuai kesepakatan bersama.

“Pola dan bentuk fasilitasi pembangunan kebun masyarakat bisa melalui pola kredit, pola bagi hasil, serta bentuk pendanaan lain yang disepakati para pihak dan atau bentuk kemitraan lainnya,” ujar Rosjonsyah, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (9/12).

Kegiatan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat, kata Rosjonsyah, bisa diekspresikab dengan menggunakan pola bagi hasil pendapatan atau Dana Alokasi Plasma (DAP) atau Sisa Hasil Usaha (SHU).

Hal ini, tuturnya, dapat menjadi solusi untuk menjembatani kepentingan masyarakat sekitar kebun. Jadi, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat, dan investasi di sektor ini dapat berjalan lebih lancar.

“Perusahaan kelapa sawit bisa menggunakan pola bagi hasil pendapatan atau Dana Alokasi Plasma (DAP) atau Sisa Hasil Usaha (SHU). Ini bisa jadi solusi untuk menjembatani kepentingan masyarakat sekitar kebun,” bebernya.

Inisiatif fasilitasi pembangunan kebun masyarakat dengan pola bagi hasil atau Dana Alokasi Plasma (DAP) dan Sisa Hasil Usaha (SHU) diharapkan tidak hanya memberikan manfaat finansial, tapi dapat memberdayakan masyarakat sekitar.  Jadi kemitraan ini, masyarakat sekitar kebun dapat lebih aktif terlibat kegiatan pertanian kelapa sawit.

“Kita mau perusahaan kelapa sawit tidak hanya memberikan manfaat finansial melalui pola bagi hasil, tapi dapat memberdayakan masyarakat sekitar,” harapnya.

Langkah-langkah ini, sebutnya, memiliki potensi besar untuk menciptakan lingkungan di mana pabrik kelapa sawit dan masyarakat dapat saling mendukung dan berkolaborasi.

Fasilitasi pembangunan kebun masyarakat menjadi jalan tengah yang dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan sambil memastikan dampak positif pada tingkat kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

“Fasilitasi pembangunan kebun masyarakat menjadi jalan tengah yang dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan sambil memastikan dampak positif pada tingkat kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” ulasnya.

Menurutnya, perlu ada mekanisme pengawasan dan evaluasi yang ketat untuk memastikan implementasi program fasilitasi berjalan dengan baik. Hal ini penting untuk mencegah potensi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal.

‘Transparansi dan keterlibatan aktif dari semua pihak terkait menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan ini,” imbuhnya.

Upaya bersama antara Pabrik Kelapa Sawit (PKS), pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat dapat menjadi model kolaboratif yang berhasil.

Ini bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tapi  membangun fondasi yang kuat untuk kesejahteraan jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.(Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.