Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

PKB dan Perjuangan Hidup Baru di Tengah Pandemi

Loading...

BENGKULU – New normal sebagaimana didorong oleh pemerintah pusat, tentu saja kini menjadi perjuangan kami PKB Bengkulu melalui F-PKB yg ada di provinsi dan Kabupaten/Kota, DPP PKB mengintruksikan agar F-PKB segera mendesak pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk memberikan perhatian dan kebijakan serta alokasi anggaran kepada pesantren di masa new normal COVID-19 ini.

Karena dengan pemberlakuan New Normal ini jangan sampai menambah meluasnya penyebaran Covid-19 di bengkulu, kita berharap ekonomi berjalan sebagaimana biasa, aktivitas sehari hari berjalan sebagaimana sedia kala, pendidikan berjalan sebagaimana biasa, tapi protokol kesehatan memasuki masa sekolah baik pesantren maupun sekolah umum dalam pemberlakuan masa New Normal tidak dipersiapkan secara matang.

Pembagian 3000 masker Gus AMI di Kab. Lebong

Untuk memastikan New Normal bisa berjalan baik maka pemerintah harus melakukan upaya yg sistematis, terkordinasi dan konsisten dalam melakukan pengawasan publik dan law enforcement. Di dalamnya juga termasuk memperbesar kapasitas sektor kesehatan kita untuk mengantisipasi lonjakan penderita Covid-19.

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten harus bersinergi utk memastikan pemeriksaan kesehatan yg massif, tersedianya sarana perawatan dan peralatan medis, melindungi mereka yg paling rentan melalui penyiapan pengamanan sosial yg tepat sasaran dan perlindungan kesehatan.

Pembagian 3000 masker Gus AMI di Kabupaten Kepahiang

New Normal diberlakukan karena tidak mungkin warga terus menerus bersembunyi di rumah tanpa kepastian. Tidak mungkin seluruh aktivitas ekonomi berhenti tanpa kepastian yang menyebabkan kebangkrutan total, PHK massal dan kekacauan sosial, Tidak mungkin pendidikan di lakukan dgn virtual saja, karena pendidikan perlu komunikasi langsung, sentuhan ustadz atau guru, kerjasama siswa/santri dalam belajar, diskusi dan seterusnya.

Tentu sangat berbahaya kalau aktivitas pendidikan agama di pesantren terhenti akibat wabah COVID-19, bagaimana moral bangsa ke depan? Maka segeralah kita cari jalan keluarnya agar bangsa kita, masyarakat Bengkulu khususnya tetap menjadi masyarakat yang senantiasa menjaga moralitasnya khusunya untuk generasi penerus kita di masa yang akan datang,.?

PKB Bengkulu

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.