Pjs Walikota Blitar Buka Rakor Komisi Penanggulangan Aids

Kota Blitar – Pjs Walikota Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT membuka secara resmi rapat koordinasi (Rakor) Komisi Penanggulangan Aids Kota Blitar. Rakor yang diselenggarakan di Ruang Sasana Praja Kantor Walikota Blitar, Rabu (18/11/2020) juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Dr. Muhammad Muchlis MMRS.

Pjs Walikota Blitar Jumadi mengatakan, rakor ini dimaksudkan untuk mengevaluasi kinerja program dari Komisi Penanggulangan Aids, serta bagaimana mensinergikan antar program dari semua pemangku kepentingan. Serta bagaimana mencapai 3 zero yang diamanatkan oleh Menteri Kesehatan.

“Yakni menuju supaya tidak ada infeksi baru, tidak ada kematian, kemudian tidak ada diskriminasi. Jadi itu semua dikoordinasikan pada rakor ini,” jelasnya ditemui usai membuka rakor.

Sambung Jumadi berharap melalui rakor ini akan semakin menclearkan dengan rencana aksi dari 3 zero dan grafriknya diharapkan wujudnya tidak seperti gunung es.

“Jadi kalau grafik dari bawah ke atas bisa ditemukan semuanya. dengan partisipasi dari masyarakat yang bisa menginformasikan artinya ada kader-kader yang dibawah yang bisa difungsikan untuk bisa menemukan kembali, melaporkan, itulah yang menjadi langkah awal,” jelasnya.

Ditambahkannya, Dinas Kesehatan juga tidak mungkin bekerja sendiri. Disamping ada komisi juga harus ada partisipasi dari masyarakat. “Jika dari Dinkes sampai ke tingkat rumah tangga sampai atasnya yakni RT RW sinkron maka data akan sama antara yang dibawah dengan atas” tandasnya.

Untuk itu, sambung Jumadi, melalui rakor ini diharapkan informasi yang ada dibawah maka akan sama dengan data. sehingga rencana aksi akan menjadi fokus untuk bisa kearah 3 zero sampai dengan 2030.

“Rakor ini penting, karena untuk menclearkan beberapa permasalahan maupun tantangan. Untuk itu kita rumuskan dalam kegiatan ini.” Imbuhnya. (Hms/Adv)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.