Pihak Swasta Pakai Gedung Eks Semarak, Bermodalkan Izin Lisan Pejabat Pemprov

NusantaraTerkini.Com – Gedung eks Surat Kabar Harian Semarak Bengkulu yang merupakan salah satu aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, sekarang dipakai pihak swasta yang bergerak di bidang percetakan.

Sumardi
Sumardi

Namun meski sudah lebih kurang tiga tahun digunakan swasta, belum ada kejelasan mengenai biaya sewa pemakaian gedung tersebut. Menariknya ‘restu’ penggunaan gedung itu bermodalkan izin lisan pejabat pemprov.

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Sumardi saat dikonfirmasi mengenai hal ini menjelaskan, belum adanya tarif sewa terhadap pihak swasta tersebut lantaran waktu itu belum ada penilaian dari Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Belum ada sewa karena belum ada penilaian. Tapi sekarang penilaian KJPP sudah keluar, tapi kemahalan 75 juta setahun, perasaan itu untuk tiga tahun, tapi dicek dulu. Karena nilai sewanya sudah ada, sekarang sudah bisa dibayar,” terang Sumardi.

Siapa yang memberikan izin? Sumardi mengakui dirinya lah yang memberikan izin lisan kepada pihak swasta tersebut. Dengan alasan ini dilakukan dalam rangka menyelamatkan aset pemprov yang sempat terbengkalai agar tidak disalahgunakan.

Apakah pemberian izin lisan tanpa biaya sewa dibenarkan? Sumardi berdalih ketika dipungut biaya namun tanpa aturan juga menyalahi. “Iya itu aset pemprov, walaupun aset pemprov kita pungut tidak bisa, nanti dibilang pungli, setelah ada KJPP itu baru bisa bayar,” pungkasnya. [NU005]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.