Petani di Papua Serahkan Senjata Api Ke Satgas Yonif 121/MK

NusantaraTerkini.Com, Papua – Senjata api jenis pistol merek Luger PMC kaliber 9 mm produksi Negara Jerman diserahkan seorang petani berninisal M (34) kepada Satgas Perbatasan RI-PNG Yonif 121/Macan Kumbang.

Warga Kampung Sawiyatami Distrik Mannem Kabupaten Keerom Papua itu menyerahkan sendiri senjata api tersebut di Pos Perbatasan Sawiyatami pada Jumat 3 Agustus 2018.

“Betul, senjata api tersebut diserahkan dan diterima oleh Komandan Pos (Danpos) Sawiyatami Serka Sandy Pakpahan,” ujar Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 121/MK Letkol Inf Imir Faishal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/8).

Menurut keterangan M (34) senjata api ilegal tersebut beserta 4 buah kelongsong munisi (tabung munisi yang sudah kosong/ditembakkan) ditemukan tak disengaja pada 2010 di hutan Senggi Kabupaten Keerom.

“Senjata tersebut, selama kurang lebih delapan tahun ini disimpan di hutan daerah Sawiyatami dan belum pernah dilaporkan sama sekali kepada pihak yang berwajib,” jelas Dansatgas lagi.

Setelah penyerahan dilakukan, senjata tersebut diamankan Pos Komando Taktis (Pos Kotis) Yonif 121/MK yang berkedudukan di Kampung Wonerejo Kabupaten Keerom untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak yang berwajib.

“Ini memang kesadaran masyarakat sendiri yang menyerahkan senjata api ilegal kepada pihak TNI dan memang juga tidak lepas dari pendekatan dan himbauan dari kami sebagai petugas pengamanan perbatasan negara.

Memiliki senjata api ilegal merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenakan pidana dan kami juga akan terus menghimbau masyarakat apabila masih ada yang memilki senjata api tanpa ijin agar segera menyerahkannya kepada pihak yang berwajib,” tutup Faishal. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.