Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Pertahankan Zona Hijau Covid – 19, Dinkes OKU Selatan Gencar Sosialisasi

Loading...

OKU Selatan – Menyandang status Zona hijau bukan lah membuat jajaran pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan merasa bangga, akan tetapi selalu meningkatkan kedisiplinan di tengah masyarakat, dengan cara selalu mensosialisasikan dan mematuhi protokol kesehatan dan Maklumat kapolri, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan.

Seperti yang dilakukan, petugas yang ada di Pos Operasi Ketupat Musi 2020 Polres OKU Selatan yang terletak di depan terminal Kota Muaradua, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Selasa (19-05-2020).

Sebelum melewati Pos penjagaan, bagi pengguna jalan terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya menggunakan Thermal Scanner oleh petugas medis dinkes OKU Selatan. Pengguna jalan juga dihimbau untuk mengenakan masker.

Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, dr. Meri Astuti., MM, melalui Kepala Bidang kesehatan masyarakat, Umu Manazilawati, SKM menyatakan tindakan tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan Kota Muaradua terkhusus kabupaten OKU Selatan.

Kegiatan tersebut, tak hanya di kecamatan Muaradua namun hal ini juga dilakukan oleh semua UPTD Puskesmas yang ada di kabupaten OKU Selatan di bawah naungan dinas kesehatan,  kesemua UPTD dinas kesehatan melakukan sosialisasi waspada Corona di pusat keramaian sebagai upaya memperluas informasi kepada masyarakat terkait langkah pencegahan virus corona.

Kegiatan tersebut juga, lebih ditingkatkan lagi seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 secara signifikan yang terjadi di provinsi Sumatera Selatan dan melihat fenomena yang terjadi di masyarakat.

“Sekarang sudah H-4 idul fitri tentunya pemudik masih terus berdatangan, pasar-pasar akan semakin ramai dan kesadaran masyarakat sudah mulai hilang. Untuk itu kami menghimbau pihak Puskesmas dapat mengaktifkan lagi tim promkes untuk melaksanakan penyuluhan untuk menekankan kembali kewajiban memakai masker,” jelas Umu.

Tak hanya menekankan kembali kewajiban menggunakan masker namun pihak Puskesmas juga di minta untuk mensosialisasikan physical distancing terutama untuk pedagang sembako, pakaian dan makanan takjil, penertiban jarak antara pedagang di pasar tradisional (kalangan).

“Sosialisasi jaga jarak antara para pembeli dan pedagang agar tidak berkerumun, bila dipandang efektif maka diminta melakukan penyemprotan disinfektan kembali di fasilitas-fasilitas umum”. terangnya.

Untuk mengubah perilaku kebiasaan di tengah masyarakat memang tidak mudah, namun pihaknya tetap berkewajiban untuk mensosialisasikan dengan tidak henti – hentinya, akan  aturan yang telah ditetapkan  pemerintah.

” Meskipun demikian, sebagai tugas tetap harus bekerja dan berusaha sekuat mungkin untuk menjaga stabilitas kabupaten kita Agar tetap berada di zona hijau, ” tutupnya. (Suardi)

 

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.