Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Persit Kodim Banyumas Siap Berbagi Ilmu Pembuatan Jamu Herbal Penangkal Covid-19

Loading...

Banyumas – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0701 Banyumas, Ny. Wiwin Apriyanti Candra, S.ST, mempersiapkan pemberian edukasi tentang cara pembuatan jamu tradisional kepada masyarakat desa sasaran TMMD Reguler 108 Banyumas, yaitu Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen.

Dikemukakannya, jamu yang diberi nama “Jamu Tradisional Persit Kodim Banyumas” berfungsi untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh sehingga baik untuk mencegah tertular virus corona.

“Cara pembuatan jamu herbal ini akan kita latihkan kepada masyarakat Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen di kegiatan non fisik TMMD Reguler,” ungkapnya, Kamis (16/7/2020).

Disampaikannya lanjut, untuk bahan-bahannya terdiri dari sejumlah rempah-rempah yang meliputi jahe merah, kunyit, serai, temulawak, gula aren, dan juga garam.

“Jika masyarakat Petahunan mengkonsumsi jamu ini, semoga tetap sehat, tambah semangat dalam membantu tugas TNI membangun infrastruktur, dan juga membantu tugas Pemerintah dan TNI untuk menangkal wabah covid,” imbuhnya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler 108 Banyumas atau Dandim 0701 Banyumas, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol menyatakan, bahwa Persit Kodim Banyumas juga akan mengisi materi non fisik TMMD Reguler dengan memberikan keterampilan tentang cara mengolah limbah plastik menjadi kerajinan rumahan yang bernilai ekonomis.

“Sesuai jadwal, di tanggal 22 Juli nanti, Persit Kodim Banyumas akan melatihkannya di Petahunan. Untuk jamu herbal ini akan segera kita carikan hari yang tepat sehingga tidak berbenturan dengan materi yang akan disampaikan dinas/instansi terkait yang ikut mensukseskan non fisik TMMD,” tegasnya.

Ditambahkannya, materi jamu herbal sangat cocok diberikan di Petahunan, karena disana adalah rumahnya rempah-rempah, seperti kapulaga, cengkeh, dan gula kristal, sehingga masyarakat tinggal mengkombinasikannya dengan rempah-rempah yang ada disana. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.