Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Perlu Rambu Lalu-lintas dan Penunjuk Jarak ke Obyek Wisata Curug Nangga Banyumas

Loading...

Banyumas – Makin banyaknya wisatawan lokal maupun luar daerah yang mengunjungi Obyek Wisata Curug Nangga di Desa Wisata Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, penambahan penunjuk arah dan jarak perlu dilakukan.

Dibenarkan Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa setempat dari Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, bahwa papan informasi menuju air terjun tujuh tingkat itu harus segera dilakukan selepas pelaksanaan TMMD Reguler 108 Banyumas.

“Pembangunan jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter dari Dukuh Semingkir, Petahunan, menuju Curug Nangga, telah menarik minat para wisatawan untuk berkunjung,” tegasnya, Minggu (26/7/2020).

Menurutnya, dulu satu-satunya akses menuju wisata air itu, adalah berjalan kaki menyusuri jalan batu setapak sejauh kurang lebih 2 kilometer dari tempat parkir di Dukuh/Desa Petahunan.

“Dulu para wisatawan harus berjalan kaki selama kurang lebih 20-30 menit, sehingga Curug Nangga kurang diminati,” imbuhnya.

Untuk itulah upaya untuk memudahkan para wisatawan agar tidak tersesat atau salah jalan, harus segera dilakukan. Terlebih bagi wisatawan yang mengendarai sepeda akan dapat memperhitungkan waktu istirahat di jalan.

“Saya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, dan juga Pokdarwis setempat, sehingga pemasangan dapat dilakukan secepatnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, untuk menjangkau Desa Petahunan, orang harus melewati tanjakan gibod yang sangat terjal di perbatasan antara Desa Cikawung dengan Semedo. Namun itu semua akan terbayar lunas jika telah sampai ke Curug Nangga, dan mandi disana.

Sedangkan untuk pulangnya, mereka harus menuruni tanjakan gibod dengan sangat hati-hati karena selain curam juga belum terpasang guardrail untuk mencegah pengendara kendaraan masuk ke jurang. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.