Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Perjalanan Qoriyah Asal Melawi Penuh Haru Ikuti MTQ Ke XXVIII Kalimantan Barat

Loading...

Sekadau – Pada hari terakhir lomba di perhelatan MTQ provinsi Kalimantan Barat di Sekadau , nusantaraterkini.com sudah berencana menaikkan berita dari salah satu peserta lomba pada Minggu (20/9/2020).

Memasuki arena MTQ , seperti hari – hari sebelumnya kalangan pers selalu kumpul di media centre  untuk membidik nara sumber. Media Centre tepat disamping ruangan dewan juri .Disamping media centre juga ada pelayanan kesehatan , masker dan handstneizer tersedia. Tak kalah penting , dibelakang mimbar panitia menyiapjan dua unit televisi untuk bisa menyaksikan  qori dan qoriyah saat tampil.

” Mudah – mudahan sampai acara penutupan cuaca mendukung dan tidak ada kendala ” kata Syafi’ Yanto Camat Sekadau Hilir ,  saat nusantaraterkini.com duduk percis disekitar Media Centre MTQ .

Perhatian kami tertuju pada mimbar saat salah satu qoriyah  golongan anak – anak melantunkan ayat – ayat suci Alquran dari mimbar MTQ.Usai melaksanakan lomba , panitia pun mengungkapkan bahwa qoriyah yang baru selesai berasal dari Kabupaten Melawi.

Qoriyah tersebut bernama  Claudia Safitri (11 th) begitu nama disebut siswa kelas VII SMP 8 Kecamatan Sayan.Kabuten Melawi. Anak dari pasangan Muhammad Nasron dari Sri Utami ini sedikit mengisahkan perjalanannya hingga bisa tampil di ajang MTQ Kalimantan Barat tahun 2020.

” Dari kampung saya di Kecamatan Sayan butuh waktu tiga jam ke kota Melawi ” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut diungkapkannya saat banjir melanda Melawi  rumahnya juga tak luput dari amukan banjir. ” tetendam seluruh bagian dapur dan sebagian ruangan kena banjir ” tuturnya.

Saat banjir mulai surut Claudia Safitri akhirnya bisa ke Melawi untuk persiapan tampil di MTQ ke XXVIII Kalimantan Barat.

” Persiapan hanya dua hari di Melawi  , kemaren baru tiba di Sekadau dengan perjalanan 2,5 jam dari Melawi semoga bisa dapat hasil baik ” tutupbya. Diakuinya kedua orangtua juga tidak bisa ikut ke Sekadau menemaninya  , jadi hanya ada official.

Hal sama dikatakan Mahsun selaku pendamping Claudia Safitri ” persiapan sebelum ke Sekadau hanya beverapa hari ” ujarnya.

Sebelumnya , Kafilah Melawi baru bisa tiba di Sekadau pada 19/9 , pada pembukaan tanggal 16/9 tidak bisa hadir.

Atas musibah banjir  besar melanda Melawi LPTQ Kalimantan Barat mekalui Koordinator Musabaqah dan Perhakiman H.Muhammad Azman dikesempatan berbeda mengatakan , panitia akan tetap menunggu kedatangan kafilah Melawi dan akan tetap ikut di semua lomba .(jr)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.