Peresmian RTH Kanigoro, Pelepasan Burung Hingga Jalan Sehat Meriahkan HPSN di Blitar

Loading...

BLITAR – Puncak acara Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2020 yang diselenggarakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro Kabupaten Blitar, Jumat (28/02/2020) berlangsung meriah.

 

Serangkaian kegiatan peringatan HPSN yang dimotori Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar diisi dengan berbagai kegiatan meliputi penandatanganan prasasti atas diresmikannya RTH Kanigoro oleh Bupati Blitar, pelepasan burung, penyerahan bibit pohon, penanaman pohon, jalan sehat dan kegiatan pendukung lainnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis UW, Kepala Balai Besar Prasarana Pemukiman Provinsi Jatim, jajaran Forkopimda, sejumlah OPD, seluruh pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Blitar dan warga masyarakat yang antusias menghadiri acara yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menyampaikan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro bangunannya cukup bagus dan cukup indah. “Semoga betul-betul akan menambah keindahan Kota kebanggaan Kabupaten Blitar yaitu Kota Kanigoro,” kata Bupati Rijanto.

Terbit : - Jam : 08:59

Untuk itu, Rijanto berpesan kepada semua elemen masyarakat bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu memelihara dan mempertahankan keindahan, ketertiban, kerapian dan kenyamanan taman ini.

“Kalau DLH secara rutin melakukan perawatan, pemeliharaan, kebersihan dan dari masyarakat ikut kerja bakti di taman ini, tentunya RTH ini akan terpelihara dengan baik dan terlihat asri,” ucap Rijanto.

Lebih lanjut, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan, kegiatan ini sengaja dikemas dengan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2020 yang sebenarnya jatuh pada 21 Februari yang ditetapkan pada tahun 2005 tepat setelah terjadinya tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat

“Sehingga dari pemerintah pada hari itu ditetapkan sebagai Hari Peduli Sampah yang setiap tahun kita memperingati dengan berbagai macam kegiatan,” imbuhnya.

Disamping itu, Lanjut Rijanto mengungkapkan, pemerintah daerah juga membentuk bank sampah, dimana setiap desa di Kabupaten Blitar diharapkan terdapat bank sampah.

“Kita memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah dari sampah rumah tangga, kalau dari pribadi kita sudah memilah sampah dengan baik, tentunya masalah-masalah yang dulu pernah terjadi, yakni sampah menjadi petaka. Kalau dikelola dengan baik, maka sampah akan menjadi berkah,” pungkasnya. (Kmf/Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang