Perbaikan Jalan Kabupaten Tegal Dilakukan Bertahap Mulai Tahun 2021

Slawi –  Sejumlah proyek pembangunan jalan dan jembatan terpaksa ditunda pelaksanaannya karena pembiayaannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Tegal yang mengalami kerusakan tahun 2020 ini tidak tergarap.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tegal Sudarso saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (09/11/2020) siang. Sudarso mengungkapkan, dana pemeliharaan rutin jalan tahun ini awalnya mencapai Rp 15 miliar, namun kemudian dipangkas 40 persen hingga menyisakan Rp 9 miliar. 

Dengan anggaran tersebut, praktis pihaknya hanya bisa memperbaiki kerusakan jalan dengan kategori ringan pada sejumlah jalan protokol dan jalan dengan beban arus lalu lintas tinggi sampai jelang libur Lebaran Idul Fitri bulan Mei 2020 lalu.

Demikian halnya dengan anggaran peningkatan jalan yang awalnya pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dialokasikan Rp 100 miliar, setelah di refocusing menjadi hanya sekitar Rp 38 miliar. Konsekuensinya,  rencana lelang pekerjaan peningkatan kualitas pada sejumlah ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat batal dilaksanakan.

“Untuk itu, kami ajukan rencana pendanaan perbaikan ruas jalan tersebut melalui dana alokasi khusus (DAK) APBD Kabupaten Tegal tahun 2021 dengan mengedepankan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakannya. Statusnya kini masih menunggu verifikasi dari pusat,” katanya.

Adapun ruas jalan yang diusulkan pendanaannya lewat DAK antara lain ruas jalan Banjaran-Balamoa senilai Rp 3,4 miliar, ruas jalan Yamansari-Babakan senilai Rp 2,2 miliar dan ruas jalan Jejeg-Cenggini senilai Rp 882 juta. 

Sedangkan ruas jalan yang diusulkan perbaikannya melalui dana alokasi umum (DAU) APBD Kabupaten Tegal tahun 2021, ada 27 paket dengan total anggaran Rp 32,05 miliar. Termasuk dari paket DAU ini, imbuh Sudarso, antara lain ruas jalan Babadan-Warureja senilai Rp 4 miliar, ruas jalan Jatibogor-Kertasari senilai Rp 3 miliar, ruas jalan Sigedong-Sawangan dan ruas jalan Kendayakan-Warureja senilai Rp 2 miliar. Panjang ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Tegal totalnya mencapai 847,27 kilometer. 

Hal tersebut mendasarkan Surat Keputusan Bupati Tegal Nomor 050/583/2014 tentang Penetapan Jalan Kabupaten Tegal yang diakui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (rls)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.