Terbit : 3 September, 2019 - Jam : 19:18

Perawatan Senjata Api Yang Benar Akan Maksimalkan Usia Pakai

Loading...

Brebes – Bengkel Lapangan (Benglap) B 04.44.01, adalah salah satu bengkel senjata yang dimiliki satuan Peralatan Kodam IV Diponegoro yang bermarkas di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jalan KH. Wahid Hasyim, No. 6.

Salah satu tugasnya adalah membantu merawat persenjataan yang dimiliki beberapa satuan termasuk jajaran Korem 071 Wijayakusuma (9 Kodim). Tampak anggota Benglap Slawi yang dipimpin Lettu Cpl. Suryanto, sedang merawat dan memastikan senjata api inventaris Kodim 0713 Brebes dalam keadaan baik. Selasa (3/9/2019).

Diungkapkan Suryanto bahwa, rutinitas pemeliharaan secara berkala bertujuan agar senjata mencapai usia pakai lama dan selalu siap untuk digunakan jika dibutuhkan, termasuk latihan menembak.

“Selain merawat dalaman senjata untuk menghindarkan macet/malfungsi, kami juga melakukan lubrikasi dan pengecatan dalam mencegah korosi,” terangnya kepada Jurnalis Nusantara Terkini.Com Jateng, Aan Setyawan.

Dijelaskannya mendalam, pembersihan dimulai dengan menyiram senjata M-16 atau merendam pistol dengan cairan pelarut untuk melunakkan kotoran di sela-sela/sudut senjata. Untuk laras digunakan pelarut tembaga agar melarutkan partikel tembaga/jelaga yang tertinggal dari selongsong peluru, baru kemudian dibersihkan dengan lantak atau sikat bor untuk memecah kumpulan kotoran pada laras/barrel.

Langkah selanjutnya adalah memberikan lubrikasi pada bagian logam. Pasalnya, minyak senjata selain mencegah keausan dan dan korosi, juga saturasi kelembaban. Minyak juga merupakan pengumpul kotoran dan bubuk mesiu, khususnya pada sekitar lencana tembak.

“Pastikan memberi minyak pada bagian yang berputar, sedangkan gemuk, sebaiknya dioles cukup tipis agar tidak menghalangi gerakan senjata,” imbuhnya.

Disarankannya, selalu membersihkan senjata di luar ruangan atau tempat yang memiliki ventilasi yang baik, karena uap dari pelarut/minyak dapat menjadi penyakit jika terhirup di ruangan tertutup. Menjauhkan minyak dan pelarut dari amunisi karena dapat menyebabkan amunisi tidak menembak atau bahkan meledak, serta menggunakan pelarut yang aman bagi senjata dan kulit orang yang membersihkannya.

“Yang terpenting selanjutnya adalah selalu membersihkan senjata saat kembali ke gudang, petugas gudang harus benar-benar memperhatikan ini,” tandasnya. (Aan/Red)

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.