Perangi Korupsi, Transparansi Harus Konkret

PERNYATAAN perang terhadap korupsi dan penyalahgunaan narkoba, hendaknya dilakukan bersama-sama dengan membentuk kebersamaan dalam menyikapi. Banyaknya gagasan dan program serta pengawasan terhadap kedua masalah tersebut dinilai akan lebih maksimal dengan tindakan konkret.

Seperti dikatakan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Bengkulu, Surung Aritonang saat diskusi pada Kamis pagi (24/3). Soal Korupsi, Wakajati sepakat untuk dicegah dan diperangi bersama, Kendati demikian beliau menggagas agar transparansi benar-benar diwujudkan.

“Yang jelas saya ungkapkan tadi, kita harus bersama-sama dengan rasa kebersamaan memerangi korupsi dan narkoba,” kata Surung Aritonang saat di Aula Polda Bengkulu.

Menegaskan mengenai transparansi untuk mencegah korupsi, ia mengharap ada sikap nyata dengan terobosan yang berani. Sehingga masyarakat dengan mudah mengetahui, kemudian bisa turut mengawasi.

Wakajati mencontohkan sebuah proyek yang telah direncanakan, ada kewajiban untuk dibuka ke publik secara gamblang dan terang benderang. Hal ini terkait nilai, siapa yang berhak mengerjakan serta kapan waktu pengerjaan. Tak hanya proyek fisik tetapi sejumlah kegiatan yang menggunakan uang negara hendaknya dari awal sudah dibuka untuk masyarakat.

“Sikap transparan bukan sembunyi-sembunyi, masyarakat bisa turut mengawasi. Itu kira-kira satu contoh ya. Dan saya sudah ungkapkan ini dari tahun lalu,” tutur Wakajati.

Khusus untuk penyalahgunaan narkoba pihak kejaksaan dalam internalnya, akan berkomitmen menindak  tegas. “Pasti kita tindak, bagaimana kalo jaksa sampai berani memakai narkoba pasti tidak bener itu kerjanya,” tegasnya.

Saat itu digelar coffe morning dan diskusi bertajuk Perangi Korupsi dan Penyalahgunaan Narkoba oleh Kapolda Bengkulu. Hadir bersama, tokoh masyarakat, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Akademisi, dan Plt Sekda Provinsi Bengkulu. Serta insan pers dan aktivis muda Bengkulu juga perwakilan Mahasiswa. Juga perwakilan dari Kejati yang dihadiri oleh Wakajati Surung Aritonang. Hadir juga pihak BNNP Bengkulu juga BPK Perwakilan Bengkulu. (Dj)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.