Peran Pemerintah Daerah Mendukung UMKM Bangkit Bertransformasi menjadi Usaha Modern

Slawi – Realitas pada kehidupan di masa pandemi banyak membawa masyarakat selama masa pandemi belum pernah dibayangkan sebelumnya. Dampak yang terjadi begitu besar berpengaruh di semua sektor usaha hingga membawa perubahan besar dalam banyak hal dan kebiasaan dalam berkehidupan.

Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto di Hotel Permata Inn, Slawi, Kabupaten Tegal dalam sesion Pelatihan bertajuk UMKM Bangkit : From Local to Global, Rabu (21/10) lalu, berkesempatan menyampaikan, bahwa model pengembangan UMKM pemuda seyogyanya menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, alasan ini dikemukakan karena tidak semua pemerintah daerah berkeinginan peduli memberikan dukungan secara penuh.

Namun berbeda dengan di Kabupaten maupun Kota Tegal justru memberikan dukungan penuh menjadikan UMKM kembali bangkit membantu pemulihan perekonomian di masa pandemi, untuk itu dengan pemanfaatan platform umkmbangkit.id diharapkan bisa membantu UMKM dalam merancang dan memulai usahanya

Terkait dipilihnya Kabupaten Tegal sebagai daerah untuk model pengembangan UMKM Pemuda, Ludy Arlianto menjelasan, bahwa dukungan penuh pemerintah Kabupaten Tegal terhadap UMKM menjadi alasan, bahwa Kabupaten Tegal layak sebagai sentra pembinaan UMKM karena kondusif untuk dijadikan model pengembangan UMKM pemuda diantaranya dengan Program Wirausaha Pemudanya.

Hal yang sama juga dipaparkan Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono,
bahwa pandemi Covid-19 telah merubah banyak hal, di sektor perdagangan barang dan jasa yang ikut tersendat, dan menjadi salah satu faktor penghambat, pasalnya antara pembeli barang atau pengguna jasa dengan pedagang ataupun penyedia jasa tak lagi leluasa bertemu dan bertransaksi secara langsung.

Namun, sebaliknya jika dicermati masa pandemi membuka peluang bagi para pelaku usaha dan industri kecil hingga besar memasarkan produknya secara daring memanfaatkan teknologi informasi, baik melalui platform digital marketplace maupun pameran virtual.

Melihat kondisi
tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal memposisikan untuk mendukung penuh UMKM, dengan membangkitkan dan melakukan pembinaan kewirausahaan bagi pemuda maupun pelaku UMKM, karena kita ketahui bersama bahwa selama ini tanpa disadari telah terimbas akibat pembatasan sosial,” ujarnya.

Melalui kementerian dan lembaganya, pemerintah terus berupaya mendorong terselenggaranya pameran produk UMKM secara daring sebagai media efektif untuk mendatangkan pembeli dan investor di masa pandemi Covid-19 ini, meskipun berbagai kendala masih ada diantaranya masih ada daerah yang sulit mengakses informasi ke pusat termasuk rendahnya akses informasi pelaku UMKM di daerah.

Untuk itu bebagai upaya dibenahi pemerintah kepada pelaku UMKM dalam hal pemasaran digital, dengan menjalin kerja sama dengan sejumlah platform marketplace besar guna memudahkan akses informasi sekaligus membuka peluang perkembangan UMKM.

Pelatihan kelas kreatif menjadi salah satu upaya mendorong UMKM bangkit dan bertransformasi menjadi pelaku usaha modern. Sedangkan peran OJK Tegal menjadi akselerator bagi kesiapan UMKM berkompetisi di pasar global, termasuk mengoptimalkan platform umkmbangkit.id sebagai media informasi, akses keuangan, akses ke pasar digital, pengembangan usaha, hingga penyelenggaraan pameran virtual. (Cn)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.