Peran Dan Pembinaan Olahraga Di Bengkulu: Antara Dispora, KONI, KORMI, Dan NPC

Menurut Ika Joni Ikhwan, wewenang Dispora hanya mencakup olahraga di tingkat provinsi. Di sisi lain, olahraga prestasi menjadi bagian dari wewenang KONI, sementara olahraga masyarakat diatur oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi), dan olahraga disabilitas dibina oleh National Paralympic Committee (NPC).

Ika Joni Ikhwan juga menjelaskan peran masing-masing entitas tersebut. Sebagai contoh, KONI bertanggung jawab dalam pembinaan olahraga secara umum, KORMI berfokus pada melestarikan olahraga masyarakat seperti senam dan olahraga tradisional, sementara NPC memantau dan memperkuat atlet disabilitas.

Kota Bengkulu

Ika Joni Ikhwan menyatakan, “Olahraga memiliki beragam kategori, seperti olahraga prestasi, olahraga pelajar, olahraga masyarakat, dan olahraga disabilitas. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami peran masing-masing entitas. Kami mencari bibit-bibit muda untuk dikembangkan, namun mengirim atlet ke tingkat nasional tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Tidak sepantasnya menyalahkan anak-anak atau pelatih. Semuanya saling terkait, oleh karena itu diperlukan pembenahan menyeluruh.”

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan yang berjenjang dan melaksanakan kejuaraan-kejuaraan untuk meningkatkan jam terbang para atlet muda.(ADV)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

You cannot copy content of this page