Peradin Jatim Gelar Pendidikan Profesi Advokat

Nusantaraterkini.com (Surabaya) – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) Jawa Timur (Jatim) menggelar Pendidikan Profesi Advokat (PPA) Angkatan X yang diikuti 28 peserta di ruang Anjasmoro, Hotel Sahid, Jalan Sumatera, Kota Surabaya, Sabtu (20/02/2021). PPA ini dibuka Ketua BPW Peradin Jatim, Tjuk Harijono., S.H., M.H., dan dihadiri Dewan Kehormatan (DK) Badan Pengurus Pusat (BPP), Samuel Kikilaitety., S.H., M.H. 

PPA Peradin Angkatan X ini digelar setiap hari Sabtu-Minggu (20 Februari-07 Maret 2021) dengan materi diantaranya, Sejarah Organisasi Advokat dan Kode Etik Advokat, Legal Audit, Legal Opinion, Due Deligence, Legal Reasoning, Implementasi Hukum Islam, Mekanisme Acara Praperadilan, Mekanisme E-court, E-litigasi, Teknik Penyidikan Ditingkat Kepolisian, Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, Hukum Acara Pengadilan Hubungan Industrial, Hukum Acara Perdata, Hukum Acara Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dan Hukum Acara Pidana. 

PPA Peradin Angkatan X mendatangkan tenaga pengajar yang sangat mumpuni dan berkualitas di bidang hukum, yaitu Ketua Umum Peradin, DR Firman Wijaya S.H., M.H., Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jatim, Dr Herri Swantoro S.H., M.H., Hakim Tipikor Ad Hoc Pengadilan Tipikor, DR Lufsiana Abdullah S.H., M.H., Hakim Pengadilan Agama dan para Advokat senior.

“PPA Peradin Angkatan X diikuti calon advokat dari sejumlah daerah, diantaranya, Lamongan, Jombang, Surabaya, dan Banyuwangi. Selain diselenggarakan secara tatap muka mematuhi protokol kesehatan, PPA Peradin juga diselenggarakan secara online,” kata Tjuk Harijono.

Tjuk Hariyono menyatakan pihaknya ingin mencetak Advokat yang jujur, handal dan tidak melanggar kode etik Advokat. Ia menambahkan hingga saat ini total anggota BPW Peradin Jatim mencapai 300 anggota yang tersebar pada Kota dan Kabupaten di Jatim.

“Badan Pengurus Cabang (BPC) Peradin Pasuruan sekarang anggotanya mencapai 15 orang, padahal dulunya masih 1 anggota. Begitu pula BPC Peradin Lamongan yang dulunya anggotanya 3 orang, sekarang menjadi 27 orang,” ungkap Tjuk Harijono.

Samuel Kikilaitety mengharapkan dibukanya PPA oleh BPW Peradin Jatim ini menjadi cikal bakal bagi daerah- daerah lainnya agar bisa menggelar PPA. Kedepannya Peradin kata Samuel Kikilaitety dapat menghasilkan Advokat yang handal juga berkualitas, sehingga bisa berkiprah di dunia peradilan nantinya.

“Sampai saat ini, jumlah anggota Peradin secara nasional mencapai lebih dari 3.000 anggota,” pungkasnya. (Fajar Yudha Wardhana)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.