Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Penyaluran BPNT, Agen Nakal di Kencong, KPM Terima Paketan Sembako Pabrikan

Loading...

Jember- Jika merujuk pada pedoman umum program sembako tahun 2020, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan, tidak boleh digunakan untuk pembelian minyak, tepung terigu, gula pasir, MP-ASI pabrikan, makanan kaleng, mie instan dan
bahan pangan lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan serta tidak boleh paketan. Rabu, (1/7).

E-warong atau agen, selaku tempat pembelian sembako bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hanya boleh menyediakan bahan pangan yang memenuhi sumber vitamin, protein dan karbohidrat, seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, telur maupun daging yang mengakomodir ketersediaan bahan pangan lokal.

Namun nyatanya, fakta di lapangan ditemukan agen nakal yang menjual bahan pangan berasal dari pabrikan dan tidak memenuhi kriteria diatas.

Toko Pamela misalnya, menurut Satgas yang mengawal program bantuan sosial menuturkan, agen yang terletak di jalan raya Kencong Jember, selain beras, KPM yang belanja di sana juga menerima bahan pangan pabrikan , seperti Mie Instan, Gula dan Minyak goreng.

“Telur tidak ada, apalagi sayur sama daging,” kata petugas yang enggan disebutkan namanya.

Pemilik Toko Nur Alina salah satu agen yang beralamat di Ponjen Kencong juga mengatakan hal yang sama, bahkan KPM menerima dalam bentuk paketan, padahal sembako paketan termasuk menyalahi aturan.

“Terus belakangan saya dapat kabar tapi itu nyata, kok di Pamela kok dipaket disitu ada mie, ada minyak, ada gula, malah telur gak ada, ” terangnya ditemui wartawan di agen tokonya.

Dia juga mengaku, di agen miliknya juga iku-ikutan menyalurkan bahan pangan gula dan minyak, lantaran PKM yang memaksa minta bahan pangan tersebut, walaupun ia tahu itu salah.

“Awalnya saya gak berani ngasih gula, ngasih minyak gak berani, sampai setengah hari orang itu minta minyak sama gula,” ujarnya.

Di ungkapkan salah satu PKM bernama Herman warga Dusun Krajan Desa Kencong Kecamatan Kencong, dirinya menerima bantuan sosial non tunai di agen Nur Alina jika dihitung nilai uangnya kurang dari 600 ribu rupiah.Herman mendapatkan bahan pangan sembako berupa minyak goreng Primaco 4 kg, gula 15 kg, beras 30 kg, telur 1 kg dan jeruk 1 kg.

“Nilai uang kurang lebih 550,Tidak sampai, paling ya 550, 560,” kata Herman. (tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.