Wartawan Nusantaraterkini Tertulis dalam box redaksi, Hati - Hati dengan Pihak yang mengatas Namakan Nusantaraterkini.com/Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

Pengunjung Keluhkan Retribusi Tanda Masuk dan Area Parkir Wisata Candi Muaro Jambi

Muaro Jambi – Berasal dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Jambi warga masyarakat pada saat hari libur biasa maupun pada hari raya warga masyarakat mengunjungi Wisata Kawasan Percandian yang terletak di Desa Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi,  para pengunjung terdiri dari berbagai kalangan yang berasal dari daerah lokal maupun daerah luar guna berkunjung di Candi Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi.

Namun dalam pelayanan tiket Retribusi Tanda Masuk (RTM-Red) Kawasan Percandian Muaro Jambi oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Muaro Jambi terkesan tidak memuaskan dari masyarakat yang mengunjungi candi Muaro Jambi.

“Heriyanto” warga muara Sabak mengatakan kepada awak media Sabtu (8/6/2019). ” pada saat ia hendak masuk ke Kawasan Wisata Candi Muaro Jambi langsung di hadang oleh petugas di jalan masuk kawasan candi untuk berkunjung ,

Ia juga menjelaskan disarankan untuk membeli tiket tanda masuk, namun pembelian tiket tersebut  bukan pada tempatnya atau di pos retribusi tapi di jalan pintu masuk. Itu Pun bukan ditawarkan tiket tanda masuk, melainkan Kupon Doorprize yang harus dibayar sebesar Rp.5000,-  Ujarnya Heri.

Ia harus membayar lagi tiket tanda masuk ke tempat retribusi sebesar Rp.5000,- untuk satu orang dewasa di tambah kupon Doorprize  sebesar Rp. 5000 jadi setiap pengunjung dewasa harus membayar Rp.10.000,- .

Kupon Doorprize itu resmi dan harus dibeli dengan anggota Karang Taruna Muaro Jambi. Tambah Heri.

“Toni” Anggota Tim Karang Taruna Desa Muaro Jambi mengatakan, pembelian Kupon Doorprize sebesar Rp. 5000,- itu telah mendapat izin, dan diresmikan oleh Pemerintah Desa Muaro Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk mengadakan acara di kawasan percandian. Kata Toni.

Rudi warga selincah juga mengatakan mengenai pembelian karcis parkir masuk sangat kecewa terhadap petugas parkir, ia membayar tiket parkir roda dua sebesar Rp.3000,- begitu selesai berkunjung ke candi malahan dikenakan lagi oleh petugas parkir untuk membayar tempat parkir. Apa gunanya ada karcis parkir. Pungkasnya Rudi dengan nada kesal.

Petugas parkir Candi Muaro Jambi Maskur mengatakan, pembelian karcis parkir itu dananya masuk dalam Kas Desa dan sedang kan kami penjaga parkir tidak ada imbal jasa dari Desa, kami meminta langsung dari pemilik kendaraan hanya seikhlasnya saja”. Pungkas Maskur. (Supriono)

Loading...

Loading...

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.