Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2.025 Personil Diturunkan Polda Papua

Loading...

JAYAPURA – Polda Papua beserta jajaran dengan didukung instansi terkait dan Mitra Kamtibmas lainnya melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan Sandi Operasi “LILIN MATOA-2019”.

Operasi dilaksanakan selama 10 hari dari 23 Desember 2019 sampai dengan 01 Januari 2020, dalam bentuk Operasi Harkamtibmas dengan mengedepankan kegiatan Satgas Turbinjali, Satgas Kamseltibcarlantas dan Satgas Lidik Sidik didukung Satgas Banops dalam rangka pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Ada sebanyak 2.025 personil dilibatkan,” tegas Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw, Kamis (19/12/2019).

Pasukan tersebut terdiri dari, Satgas Opsda 200 personil dan Satgas Opsres sebanyak 1.825 personil Polda Papua.

Upaya-upaya yang dilakukan Polda Papua dan Jajaran adalah melakukan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Ops Lilin Matoa 2019, melaksanakan Patroli skala besar menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, melaksanakan Razia dengan sasaran senjata tajam, minuman keras dan narkotika, membuat himbauan dan pesan kamtibmas serta melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan kegiatan Polisi Santa di sertiap Polres jajaran Polda Papua.

“Target dari Operasi Lilin Matoa 2019 ini antara lain Gereja, Bandara dan Pelabuhan,” tambahnya.

Polda Papua melakukan pengamanan di tempat Ibadah sebanyak 2.247 gereja di Provinsi Papua, sebanyak 48 tempat wisata, 63 SPBU, 70 fasilitas Umum, 33 Pelabuhan/Dermaga, 14 terminal, 42 Bandara dan 117 Pusat perbelanjaan di Provinsi Papua.

Polda Papua menempatkan Pos Ops Lilin Matoa 2019 sebanyak 63 Pos yang ada di wilayah Hukum Polda Papua antara lain Jayapura Kota sebanyak 7 Pos, Kabupaten Jayapura sebanyak 5 Pos, Jayawijaya sebanyak 2 Pos, Biak Numfor sebanyak 4 Pos, Nabire sebanyak 3 Pos, Merauke sebanyak 5 Pos, Kep. Yapen sebanyak 2 Pos, Mimika sebanyak 5 Pos, Paniai sebanyak 2 Pos, Puncak Jaya sebanyak 2 Pos, Keerom sebanyak 3 Pos, Sarmi sebanyak 3 Pos, Peg. Bintang sebanyak 2 Pos, Yahukimo sebanyak 2 Pos, Tolikara sebanyak 2 Pos, Mappi sebanyk 2 Pos, Boven Digoel sebanyak 3 Pos, Supiori sebanyak 2 pos, Waropen sebanyak 2 pos, lanny Jaya sebanyak 1 pos, Mamberamo Raya sebanyak 1 pos dan Mamberamo tengah sebanyak 1 pos. Pos tersebut dapat digunakan sebagai rest area dan pertolongan kesehatan serta pelayanan pengaduan. (Fai/rilis)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang