Pengakuan Terduga Pelaku Praktik Prostitusi di Kaur Pasca Penggerbekan

Loading...

KAUR – Pasca Penggerbekan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Kaur, ada informasi mencengangkan yang didapat dari para terduga pelaku Praktek Prostitusi, tempat prostitusi yang bermodus tempat karaoke ini beralamatkan di Desa Sulau Wangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Terduga pelaku ini bernama OC (20) dan IN (21) yang merupakan warga Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, sedangkan Sn (38) yang merupakan penghubung dengan terduga Mucikari beralamatkan Kecamatan Karang Endai Kabupaten Bandung.

NusantaraTerkini.Com mewawancarai langsung salah satu terduga pelaku, menurut Ochi ia bekerja ditempat Karaoke Gonal Gidok baru selama 3 minggu.

“Kita bekerja di GG ini baru 3 minggu, yang dibayar perjamnya 100 ribu, biaya perjamnya itu diberikan langsung ke Bunda (Mucikari), kami disini sebagai Pemandu Lagu,” Ujar Ochi kepada wartawan.

Awak media mencoba menanyakan hal lain dibalik karaoke tersebut, menurut IN dia dibayar 600 ribu untuk bisa tidur di kamar bersama tamu laki-lakinya.

“Saya dibayar 600 ribu untuk ngamar dengan tamu, uang itu diberikan langsung dengan Bunda, uang itu untuk bayaran short time,” kata Indri. (Ynd)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang