Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Pendemi Covid-19, Pemkab Majalengka Validasi Data Penerima Bantuan

Loading...

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka ditengah pendemi virus corona (COVID-19) meminta kepada semua elemen masyarakat bersama membantu mengawasi pendataan bagi warga terdampak, sehingga tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan.

“Jangan sampai ada warga Majalengka yang mendapat dua kali (doble) bantuan dari pemerintah, itu namanya tidak adil. Karena itu tidak berpedoman kepada kriteria yang telah ditentukan,” Kata, Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M,.M,.Pd. Senin, (27/04/2020)

Bupati yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka menambahkan, saat ini pemerintah sedang memvalidasi data warga dengan tujuan agar bentuk bantuan yang bersubsidi tersebut penyalurannya merata dan tepat sasaran.

“Warga tidak mampu dan warga miskin baru akan mendapatkan kucuran dana yang telah disiapkan baik bersumber dari APBN, APBD Provinsi, APBD Majalengka, dan Dana Desa (DD), Baznas Majalengka maupun dana CSR perusahaan serta orang dermawan,” jelasnya.

Pihaknya berharap segenap elemen
masyarakat diminta membantu mengawasi pendataan warga terdampak agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan.

Dia juga meminta semua komponen masyarakat agar memperketat ruang gerak kehidupan untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut.

“Menciptakan kesadaran di masyarakat harus benar-benar dipahami bahwa virus corona itu sangat berbahaya, lihat pola penularannya melalui orang atau suatu benda dan itu harus menjadi perhatian bersama guna meminimalisir penyebarannya,” tuturnya.

Termasuk kegiatan ibadah, bupati juga menegaskan bukan melarang ibadah seperti shalat berjamaah, sholat Jum’at, sholat teraweh dan shalat idul-fitri.

“Tapi pada masa pandemi saat ini bisa dilakukan secara munfarid (sendiri di rumah) atau dibatasi dengan mempedomani protokol Covid-19 dalam ibadah,” pungkasnya. (GW)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.