Pendampingan POPM Filariasis di Lokasi TMMD Reguler Brebes

Brebes – Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Kalinusu melaksanakan pencegahan penyakit kaki gajah atau filariasis, kepada warga Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Guna menjaga ketertiban, kenyamanan dan tetap mematuhi protokol kesehatan, Serda Ariyanto, yang merupakan anggota tim jurnalistik TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes, juga ikut melakukan pendampingan dan pengamanan.

Dijelaskan Bidan II Desa Kalinusu, Siti Nurmaela, A.Md (32), bahwa Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis atau penyakit kaki gajah, bertujuan untuk menurunkan mikrofilaria rate di wilayah endemis termasuk di wilayah Jawa Tengah.

Lanjutnya, Filariasis atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit kaki gajah, masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, karena baik anak-anak maupun dewasa, baik pria maupun wanita, semua bisa tertular penyakit kaki gajah lewat perantaraan gigitan semua nyamuk yang terinfeksi cacing filariasis.

“Selain membunuh cacing filaria, obat ini mampu membunuh cacing lainnya, sehingga dengan minum obat justru kita mendapat manfaat ganda, karena selain mencegah filaria, juga untuk membunuh cacing lainnya di dalam usus manusia,” bebernya.

Menurutnya, bagi orang dewasa, yang perlu diperhatikan adalah obat diminum sesudah makan dan dianjurkan sebelum tidur karena biasanya ada efek kantuk. Sementara bagi anak-anak dianjurkan diminum di depan petugas kesehatan untuk mencegah mual-mual.

Ditambahkannya, program POPM dilakukan selama lima tahun berturut-turut sangat bermanfaat karena menghindarkan masyarakat dari dua penyakit sekaligus, yakni mencegah penyakit kaki gajah dan menurunkan infeksi cacing usus yang juga berperan dalam kejadian kurang gizi dan stunting pada anak, juga kejadian anemia pada remaja.

“Untuk di Desa Kalinusu sendiri, program POPM gratis dari pemerintah pusat ini sudah dilakukan sejak tahun 2017 lalu, dan kali ini adalah pemberian keempat,” imbuhnya. (Rus/Aan)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.