Pemuda Muhammadiyah Ajak Masyarakat Untuk Menjadi Pemilih Cerdas Dan Rasional

Seluma- Tinggal menghitung hari Pelaksanaan pilkada lanjutan 2020 segerah dilaksanakan namun kali ini tampak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu perbedaan mendasar adalah, KPU akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada lanjutan  2020.

Hengki, salah satu kader Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Seluma mengatakan, peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020, setelah perubahan PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pilkada Tahun 2020, tahapan Pilkada serentak saat ini, kini sudah memasuki tahapan kampanye terbuka terbatas terhadap Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati yang sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Bengkulu dan KPU Kabupaten Seluma.

Mengamati pergolakan Pilkada saat ini sangatlah menarik sekaligus menegangkan, apalagi di awal penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur masyarakat sudah disuguhkan dengan persoalan di mana KPU Provinsi mengambil keputusan menyatakan TMS kepada salah satu Paslon, sehingga menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Dan akhirnya salah satu Paslon tersebut melakukan gugat atas keputusan KPU Provinsi kepada Bawaslu, gugatan tersebut dikabulkan oleh Bawaslu setelah melewati proses panjang dan secara tidak langsung menganulir keputusan KPU, yang menjadikan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya 2 pasang menjadi 3 Pasang Calon.

Kembali ke Calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Seluma tidak kalah seru dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, “ujar hengki. Karena perseteruan antara tim kian terlihat terkhusus di medsos akhir-akhir ini, mulai dari saling hujat, isu Sara dll, akan tetapi tim masing-masing calon bahkan Calon sendiri belum menewarkan visi dan misi yang jelas serta menyeluruh kepada masyarakat, masih minimnya pendidikan politik yang sehat, sehingga dikhawatirkan akan menjadi banyak persoalan nantinya dalam proses pesta demokrasi ini.

Dalam pesta demokrasi kali ini di Kabupaten Seluma sendiri terdapat 3 Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati yang siap berkontestasi dalam Pilkada lanjutan 2020  Rabu 09 Desember nanti. Masyarakat harus memilih Pemimpin Kabupaten seluma kedepan yang siap mengemban amanah dalam memajukan serta mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Seluma.

Masyarakat dalam hal ini sebagai sasaran kampanye masing-masing paslon ini tentu juga harus menyiapkan dirinya. Dalam hal ini dengan membangun pengetahuan yang cukup tentang kemampuan masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati  yang berkontestasi di Kabupaten Seluma Rabu 09 Desember mendatang.

Menurut hengki, masyarakat harus menjadi pemilih cerdas serta rasional dalam memilih, masyarakat harus menggunakan nalar untuk menimbang-nimbang program apa yang ditawarkan paslon dalam proses membangun daerah di kepemimpinan jika nanti Calon tersebut terpilih, bukan memilih karena penampilan fisik, dan gestur dan apalagi karena di bayar, sampai itu yang terjadi maka rakyat sudah pasti ditipu, atau merupakan bagian dari strategi pencitraan yang sudah direncanakan sebagai bagian strategi politik, dan akan terus menjadi korban dari kepentingan politik.

Oleh karena itu Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Seluma mengajak kepada Pasangan Calon dan Tim sukses, untuk memberikan informasi dan pendidikan politik yang cukup dan sehat bukan sibuk saling hujat satu sama lain bahkan menebarkan isu Sara yang justru akan mengakibatkan perpecahan di tengah masyarakat, hal tersebut sangat lah penting dilakukan sebagai bagian dari upaya meraup suara pemilih nanti dan menciptakan Pilkada damai.

Mari bersama Bawaslu dan KPU Kabupaten Seluma serta lapisan masyarakat, kita ciptakan Pilkada damai, dengan membangun pendidikan politik yang baik, santun, beretika dan cerdaskan masyarakat melalui program yang logis dan realistis, supaya tercipta pemimpin yang berkualitas dan amanah untuk Kabupaten Seluma yang kita cintai ini.

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.