Terbit : 26 Agustus, 2019 - Jam : 20:28

Pemkab Tapsel Tingkatkan SDM Legal Drafter yang Mumpuni

Loading...

Tapanuli Selatan – Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), keputusan bupati dan produk hukum daerah lainnya merupakan wujud kewenangan yang diberikan kepada pemerintahan daerah dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah.

Karena proses melahirkan suatu peraturan dan kepetusan memerlukan proses panjang, untuk itu perlu ada dukungan sumberdaya manusia perancang hukum (Legal drafter) yang mumpuni.

Seperti halnya Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) terus memperhatikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tapsel, memiliki pengetahuan dan keahlian dalam menyusun produk hukum daerah maupun keputusan Bupati Tapsel.

Dalam hal tersebut, Pemkab Tapsel melalui Bagian Hukum Seketaris Daerah (Setdakab) Tapsel menyelenggarakan bimbingan teknis Penyusunan Rencana Produk Hukum Daerah, di Aula Hotel Sitamiang, Kota Padangsidimpuan, Senin (26/8).

“Bimbingan teknis ini merupakan bentuk kegiatan pembekalan teknis, untuk menjamin kepastian hukum atas pembentukan produk hukum daerah yang berpedoman berdasarkan cara dan metode yang pasti, baku dan standar,” jelas Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu dalam sambutannya yang disampaikan melalui Sekda Tapsel Parulian Nasution.

Lebih lanjut dikatakan bupati, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah. Dimulai dari tahap penyusunan produk hukum daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah Sebagai Landasan Yuridis Bagi Aparatur Yang Menggunakan Wewenangnya.

Tentunya dalam membuat peraturan perundang-undangan dikatakan bupati, harus dengan memperhatikan faktor sosiologis, filosofis dan yuridis. Menurutnya ketiga faktor ini, harus saling terkait dan tidak boleh lepas, sehingga produk hukum yang dibuat bisa bermanfaat dan berguna serta dipatuhi.

“Oleh karena itu saya berharap, melalui kegiatan ini kelak dapat menghasilkan SDM legal drafter yang profesional dan mampu menyusun produk hukum pemerintah daerah Kabupaten Tapsel yang berkualitas dan bermanfaat bagi kemajuan Tapanuli Selatan,” harap bupati.

Sebelumnya Kabag Hukum Setdakab Tapsel, Aswin Rangkuti mengatakan, adapun tujuan bimtek ini adalah untuk peningkatan pemahaman PNS pada masing-masing perangkat daerah dalam proses penyusunan peraturan perundang-undangan yang dapat diimplementasikan dalam bentuk produk-produk hukum.

Adapun peserta bimtek berasal dari OPD Kabupaten Tapsel yang dihadiri 100 orang peserta dan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 26 s/d 27 Agustus 2019 di Aula Hotel Sitamiang, dengan narasumber Aprilla Haslantini Siregar Kabag Perundang-Undangan pada Biro Hukum Setdaprovsu dengan makalah “Teknik Penyusunan Produk Hukum Daerah. (Idham Siregar).

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.