Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Pemkab OKUS Video Conference bersama Mendagri terkait Covid-19

Loading...

OKU Selatan – Pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, menggelar rapat bersama Menteri dalam Negeri (Mendagri) melalui Vidio Conference (Vicon) terkait percepatan penangan Covid-19, dipimpin langsung Bupati OKU Selatan, Popo Ali, M.Com yang diwakili Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, SP., M.si di ruang Vidio Conference (Vicon) dinas kominfo Jumat (03/04/2020).

Menteri dalam Negeri dalam arahanya, yang disampaikan Wakil Bupati OKU Selatan, menekankan terkait penanggulangan Covid-19, harus lah dilakukan secara bertanggung jawab, berjenjang dan berlapis hingga kedesa-desa.

Tentunya dalam penanggulangan tersebut akan memerlukan biaya, dan mengenai biaya – biaya ini, daerah diminta menyusun kembali sesuai kebutuhan untuk penangulangan Covid-19, dengan melalui Vidio Conference tersebut Mendakri memberikan penjelasan – penjelasan apa yang menjadi tantangan-tantangan, dan apa yang menjadi ketidak jelasan sehingga bisa menjadi jelas.

“Dan alhamdulilah Kabupaten OKU Selatan, mengenai Intruksi Mendagri tersbut, telah menjalankan sesuai dengan apa yang disampaikan, mudah-mudahan penanggulangan Covid-19 yang dilakukan di Kabupaten OKU Selatan tidak terkendala oleh Birokrasi,” jelasnya.

Kemudian mengenai biaya dan kegiatan terkait penanggulangan Covid-19 pemerintah pusat, telah memberikan kelonggaran kepada pemerintah daerah dalam mengatur rincian biaya mengenai kegiatan apa saja yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19.

Diharapkan, kepada masyarakat agar dapat bekerjasama dalam satu pandangan untuk menanggulangi wabah yang tengah menjangkit ini, tentunya, dengan cara mendengarkan dan mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah, dengan cara membiasakan cuci tangan sesering mungkin pakai sabun, jaga jarak dan diam dirumah.

“Pemerintah berharap, kepada para saudara – saudara yang masih dirantau, agar tetap diam ditempat, dan jangan mudik dahulu, bagi yang telah mudik diharapkan bisa mengisolasikan diri selama 14 hari, apa bila ada kendala segera konsultasi kepuskesmas terdekat, untuk bisa dilakukan penanganan secara medis,” ungkap Sholehien. (Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.